Harga Telur Naik Drastis di Pasar MMTC Medan, Pembeli Mengeluh tak Bisa Buat Kue Natal
Sekarang harga telur sudah Rp1.800 per butir, biasanya kan cuma Rp1.400
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga telur ayam ras di Pasar MMTC Medan mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Harga telur yang biasanya dijual sekitar Rp1.400 per butir, kini melonjak menjadi Rp1.800 per butir.
Kenaikan harga ini membuat banyak pembeli merasa kesulitan, terutama mereka yang berencana membuat kue Natal.
Fajar, seorang pedagang telur di Pasar MMTC, mengatakan bahwa harga telur naik tajam dalam beberapa hari terakhir.
"Sekarang harga telur sudah Rp1.800 per butir, biasanya kan cuma Rp1.400. Kenaikan harga ini sudah terasa sejak beberapa hari lalu," ujar Fajar pada Sabtu (11/12/2024) Sore.
Menurut Fajar, lonjakan harga telur ini disebabkan oleh tingginya permintaan menjelang liburan Natal dan Tahun Baru.
“Permintaan telur meningkat tajam, terutama dari para pengusaha kue yang sudah mulai mempersiapkan produksi untuk Natal. Selain itu, permintaan dari konsumen yang biasa membuat kue sendiri juga cukup besar. Dengan pasokan yang terbatas, harga telur pun naik,” jelasnya.
Kenaikan harga ini cukup mengejutkan bagi banyak pembeli, khususnya mereka yang membeli dalam jumlah besar untuk kebutuhan perayaan. Banyak yang mengeluhkan lonjakan harga yang terjadi begitu cepat.
“Banyak yang mengeluh, mereka tanya kenapa harga telur naik terus. Tapi ya mau bagaimana lagi, saya juga hanya mengikuti harga pasar,” tambah Fajar.
Dampak kenaikan harga ini juga dirasakan oleh penjual kue hand made, Ribka yang kebingungan karena kenaikan harga telur.
"Kami juga pusing buat harga awalnya karena sudah biasa dengan harga segitu, cuman daripada saya merasa rugi lebih saya naikkan saja. Siapa yang mau ya beli, kalau ga mau ya ga usah. kan ga mungkin kualitas rasa kue kami jadi berkurang gara-gara harga telur," ucapnya dengan nada prihatin.
Dewi, seorang pembeli yang ditemui di pasar, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap lonjakan harga ini.
"Kalau harga telur terus naik, saya terpaksa harus beli kue Natal yang sudah jadi, karena buat sendiri sudah terlalu mahal, ya beli setengah kilo aja cukuplah," ujarnya.
Dewi berharap harga telur kembali stabil, mengingat kebutuhan telur untuk berbagai masakan dan kue menjelang Natal cukup tinggi.
“Pemerintah harus segera mengatasi masalah ini. Jangan sampai harga bahan pangan terus melonjak, karena semua orang butuh makan, apalagi menjelang liburan besar seperti ini,” tambahnya.
(cw9/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KESEHATANWaspada! 27 Kasus Influenza A Terdeteksi di Medan dan Deliserdang
Rozie Winata·29 menit yang lalu -
SUMSELPolda Sumsel dan Bhayangkari Gelar Bakti Sosial di Pulau Borang Banyuasin
Herman Saleh Harahap·50 menit yang lalu -
KOTA MEDANSakit Hati Ditalak, Istri Laporkan Suaminya ke Poldasu
Herman Saleh Harahap·56 menit yang lalu -
NEWS VIDEOTarget Semifinal FIFA ASEAN Series, Habib Syarief Soroti Regenerasi dan Strategi Timnas
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
SUMSELDiselimuti Asap Karhutla, Kualitas Udara Palembang Kembali Masuk Zona Merah
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NASIONALNanan Desak Investigasi Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Dibuka Transparan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KRIMINALDirektur Reskrimum Ungkap Alasan Panggil Ketua DPRD Sumut Terkait Kasus Dhody Thahir
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
-
SUMUTJaga Kondusifitas dan Keamanan, PN Sibolga Tunda Eksekusi Perkara Perdata
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SUMSELProgres Tol Betung-Jambi Seksi 1A Tembus 69 Persen, HKI Genjot Percepatan Konstruksi
Rozie Winata·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan