Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

DPR Dorong RUU Satu Data Indonesia demi Sinkronisasi Data Nasional

DPR Dorong RUU Satu Data Indonesia demi Sinkronisasi Data Nasional

Bagikan:
Anggota Baleg DPR Firman Soebagyo Menyoroti permasalahan RUU Satu Data harus Sinkron Menjadi Data Nasional (foto:istimewa)
Anggota Baleg DPR Firman Soebagyo Menyoroti permasalahan RUU Satu Data harus Sinkron Menjadi Data Nasional (foto:istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - () mengatakan bertujuan memperkuat dasar agar koordinasi antarinstansi pemerintah lebih efektif dan terintegrasi.

Menurut Firman, selama ini pelaksanaan program Satu Data Indonesia masih berlandaskan Peraturan Presiden (Perpres), sehingga proses pengumpulan, harmonisasi, dan sinkronisasi data belum berjalan maksimal.

“Selama ini dasar hukumnya masih lemah, hanya Peraturan Presiden (Perpres). Sehingga di Bappenas itu, kolek data itu hanya di bawah Deputi,” ujar Firman, Jumat (29/5/2026).

Politisi Partai Golkar itu menjelaskan, melalui RUU Satu Data Indonesia nantinya kewenangan pengelolaan data akan diperkuat langsung di bawah Menteri. Dengan demikian, koordinasi lintas kementerian dan lembaga diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

“Dengan adanya Undang-Undang ditingkatkan menjadi di bawah kewenangan Menteri, sehingga Menteri itu akan lebih mengkoordinasikan,” kata Legislator dapil Jateng III ini.

Firman juga menuturkan, RUU tersebut akan mengatur pemberian sanksi bagi wali data maupun kementerian/lembaga yang tidak menyerahkan data secara benar, akurat, dan sinkron.

Menurutnya, data yang tidak valid dapat berdampak pada terganggunya proses perencanaan pembangunan nasional.

“Karena itu akan mengganggu terhadap rencana pembangunan nasional. Sehingga dengan adanya harmonisasi dan sinkronisasi itu, akan lebih maksimal di dalam pembangunan kita,” ujarnya.

Ia berharap RUU Satu Data Indonesia dapat menjadi landasan dalam menciptakan sistem data nasional yang lebih akurat, terpadu, dan transparan. Dengan demikian, kebijakan pemerintah dinilai dapat lebih tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.  

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait