Demi Perbaiki Kualitas Demokrasi, Revisi UU Pemilu Wajib Dilakukan
Revisi Pemilu wajib dilakukan. Alasannya untuk memperbaiki kualitas demokrasi kita.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan revisi UU Pemilu sangat wajib dilakukan demi memperbaiki kualitas demokrasi nasional.
Hal ini disampaikan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menanggapi pernyataan Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra yang mengungkapkan pemerintah berancang-ancang merevisi UU Pemilu.
"Revisi Pemilu wajib dilakukan. Alasannya untuk memperbaiki kualitas demokrasi kita. Keputusan MK juga banyak memberi poin bagi revisi UU Pemilu. Mulai perubahan parlementary threshold hingga pilkada dan presidential threshold," katanya, Sabtu (5/9/2025).
Baca Juga : Penunjukkan Kembali Hasto Kristiyanto sebagai Sekjen Bakal jadi Beban PDIP di Pemilu Mendatang
Mardani mengungkap perkembangan pembahasan revisi UU Pemilu di DPR RI. Dia menyebut Komisi II DPR telah beberapa kali melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan sejumlah pihak terkait.
Baca Juga : Nasdem Incar Tiga Besar Partai Politik Pemenang Pemilu 2029
"Kami (Komisi II) terus melakukan RDP dengan para stakeholder seperti KPU, Bawaslu, DKPP hingga Kemendagri. Tapi juga ada RDPU dengan civil society, akademisi hingga praktisi. Semoga 2025 ini bisa dimulai prosesnya dan 2026 selesai revisinya," terangnya.
Sebelumnya, Menko Yusril mengungkapkan pemerintah berancang-ancang merevisi UU Pemilu. Perubahan sistem pemilu, kata Yusril, sejalan dengan putusan Mahkamah Konstitusi.
"Hal-hal yang lain juga perubahan terhadap Undang-Undang Pemilu, Undang-Undang Kepartaian, itu memang sedang akan kita lakukan, karena sudah ada keputusan dari Mahkamah Konstitusi yang mengatakan bahwa sistem pemilu kita harus diubah, tidak ada lagi threshold dan lain-lain sebagainya," katanya.
(cw1/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
RELIGIRico Waas Serahkan Rekomendasi Rumah Ibadah dan Minta Jaga Kerukunan
Herman Saleh Harahap·19 menit yang lalu -
PENDIDIKANDishub Sumut Operasionalkan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar
Herman Saleh Harahap·26 menit yang lalu -
SUMATERA TERKINIMenaker Dukung Penciptaan Lapangan Kerja Sektor Perikanan
Herman Saleh Harahap·36 menit yang lalu -
SUMSELOperasi Sikat I Musi, Polda Sumsel Ungkap Puluhan Kasus Kejahatan
Herman Saleh Harahap·44 menit yang lalu -
NEWSSeniman dan Politikus Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia
Herman Saleh Harahap·51 menit yang lalu -
PENDIDIKANNono Sampono: Kampus Harus Jadi Ruang Tumbuh Generasi Masa Depan Indonesia
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NASIONALAnggota DPR Bantah Laporan BNPB Soal Karhutla Kalteng dan Kalbar Normal
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMSELHerman Deru Kaji Program Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumsel
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NASIONALKetua DPD Dorong Bali Jadi Pelopor Gerakan Pilah Sampah Nasional
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
POLITIKSyarat Pendidikan Gibran Digugat, Hensa Sebut Jawaban KPU Kunci MK
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan