Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Basis Sabu Berkedok Kos-Kosan Digrebek Polisi

Polisi gerebek dua sarang narkoba di Jalan Mangkubumi, Medan Maimun. Sembilan pria diamankan dan tujuh paket sabu disita petugas.

Bagikan:
Kasat Reskrim Satresnarkoba Polrestabes Medan dan anggotanya menginterogasi sembilan orang yang diamankan saat penggerebekan dua lokasi diduga menjadi sarang narkoba di Jalan Mangkubumi, Medan Maimun, Minggu (23/8/2026). (Foro: Dok polisi)
Kasat Reskrim Satresnarkoba Polrestabes Medan dan anggotanya menginterogasi sembilan orang yang diamankan saat penggerebekan dua lokasi diduga menjadi sarang narkoba di Jalan Mangkubumi, Medan Maimun, Minggu (23/8/2026). (Foro: Dok polisi)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Dua sarang narkoba ditemukan di tengah permukiman padat di kawasan , Kecamatan . Satu beroperasi dengan kedok rumah kos, satu lagi di bantaran sungai. 

Keberadaan dua lokasi itu terungkap setelah Satresnarkoba melakukan penyelidikan terkait dugaan jual beli di kawasan tersebut. Minggu (23/8/2026) sore, polisi kemudian bergerak melakukan penggerebekan.

Polisi mengamankan sembilan pria dari dua lokasi tersebut. Dua di antaranya, AR (37) dan AG (42), yang merupakan warga Jalan Mangkubumi diduga kuat sebagai pengedar. Dari tangan AR, polisi menyita empat paket sabu siap edar. Sedangkan dari AG diamankan tiga paket sabu.

Kasatresnarkoba AKBP Rafli Yusuf Nugraha mengatakan, tujuh pria lainnya dideteksi sebagai pengguna.

Mereka rata-rata kerja sebagai juru parkir dan buruh harian lepas. “Ada dua sarang narkoba dengan modus berbeda yang kami gerebek,” kata Rafli, Senin (24/8/2026) pagi.

Menurut Rafli, lokasi pertama berada di rumah kos. Dari luar, bangunan itu tak berbeda dengan rumah sewa pada umumnya. Kamar-kamar berjajar. Namun, tempat tersebut ternyata bukan sekadar tempat tinggal. bisa dibeli dan dikonsumsi di lokasi tersebut.

Sementara lokasi kedua berada di bantaran sungai. Di sana bentuknya bedeng-bedeng dari triplek. Saat polisi datang, beberapa orang langsung melompat ke sungai untuk menghindari petugas.

Selain tujuh paket sabu, polisi turut menyita puluhan alat hisap, plastik klip, sejumlah uang dan sebilah kapak. Kapak itu diduga disiapkan untuk menghadapi petugas.

Setelah penggerebekan, polisi menghancurkan tempat yang diduga digunakan sebagai lokasi transaksi dan mengonsumsi sabu. Meja, tempat duduk hingga triplek penutup lapak dibakar.

Rafli menegaskan, kawasan Mangkubumi akan terus diawasi, termasuk ketika hari libur. Polisi juga meminta warga ikut melaporkan jika kembali menemukan aktivitas peredaran narkoba.

“Kawasan ini akan kami awasi dengan ketat. Kami mengajak masyarakat untuk sama-sama memerangi narkoba,” pungkasnya.

(Ton/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait