Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

AS Hapus Tarif Resiprokal: Kopi, Teh, dan Buah Tropis Bebas Bea

Bea yang telah dipungut sebelumnya akan dikembalikan

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara kepada awak media di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 30 September 2025. (Foto: Xinhua/Hu Yousong)
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara kepada awak media di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 30 September 2025. (Foto: Xinhua/Hu Yousong)
A A

, WASHINGTON - Pemerintah Trump mengeluarkan perintah eksekutif untuk menghapus tarif resiprokal terhadap sejumlah guna meredakan kenaikan harga, pada Jumat (14/11/2025).

dan ; buah-buahan tropis dan ; dan ; , , dan ; ; serta beberapa jenis telah dibebaskan dari tarif resiprokal, menurut lembar fakta yang dirilis oleh Gedung Putih.

Perintah tersebut mulai berlaku efektif pada Kamis (13/11/2025). Bea yang telah dipungut sebelumnya akan dikembalikan.

Presiden Amerika Serikat (AS) kini memutuskan bahwa perlu dan tepat untuk lebih lanjut mengubah cakupan tarif resiprokal, mengingat kemajuan yang signifikan dalam negosiasi perdagangan resiprokal, permintaan domestik saat ini untuk produk-produk tertentu, serta kapasitas domestik saat ini untuk memproduksi produk-produk tertentu, menurut Gedung Putih.

Baca Juga : Legislator: Tarif Trump 32% Buat Petambak dan Nelayan Bisa Bangkrut Total

Pengecualian tarif tersebut diharapkan menurunkan harga, dan langkah ini sebagian besar berlaku untuk makanan yang "tidak kompetitif di negara ini", seperti , ujar Trump kepada awak media pada Jumat itu.

Indeks (consumer price index/) AS mengalami pertumbuhan secara tahunan (year on year/yoy) sebesar 3 persen pada September 2025, naik tipis dari 2,9 persen pada Agustus 2025. Secara khusus, harga daging sapi dan daging sapi muda pada September meningkat 14,7 persen (yoy), sementara harga kopi naik 18,9 persen.

Baca Juga : Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah Bakal Melemah di Tengah Investor yang Berhati-hati oleh Manuver Tarif Trump

"Presiden Trump akhirnya mengakui apa yang selama ini kami ketahui: tarif yang diberlakukannya menaikkan harga bagi rakyat Amerika," ungkap Anggota Kongres AS Don Beyer dalam sebuah pernyataan.

"Setelah kekalahan telak dalam pemilu terbaru akibat kemarahan para pendukung karena Trump telah melanggar janji-janjinya untuk mengatasi , Gedung Putih sedang berusaha menampilkan langkah penarikan tarif ini sebagai 'pergeseran menuju keterjangkauan'," kata Beyer, yang sedang mendorong legislasi untuk membatasi wewenang presiden AS dalam menetapkan tarif.

(*/)

Sumber: Xinhua 

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru