Tekan Angka Kecelakaan, KAI Sumut Targetkan Penertiban 172 Perlintasan Sebidang hingga Akhir 2026
KAI Sumut targetkan penertiban 172 perlintasan sebidang demi tingkatkan keselamatan perjalanan kereta api
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, KAI Divre I Sumatera Utara (Sumut) tercatat telah melakukan penertiban di 113 titik perlintasan sebidang.
Secara terperinci, penertiban dilakukan pada 41 titik di tahun 2024, 45 titik pada 2025, dan hingga Mei 2026 telah terealisasi di 27 lokasi.
Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo menjelaskan, penertiban ini merupakan upaya proaktif untuk meminimalkan potensi risiko di titik perpotongan jalur.
Hingga akhir tahun 2026, KAI memproyeksikan penertiban 39 titik tambahan yang merupakan bagian dari target besar sebanyak 172 perlintasan sebidang.
“Penertiban ini dilakukan secara bertahap melalui koordinasi intensif bersama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan. Target 172 titik ini telah disepakati bersama dalam kick off meeting penanganan perlintasan sebidang yang melibatkan DJKA, KNKT, Danantara, BP BUMN, dan KAI pada 5 Mei 2026 lalu di Jakarta,” ujarnya, Minggu (10/5/2026).
Anwar juga menegaskan kepatuhan hukum bagi pengguna jalan demi keselamatan bersama. Hal ini sejalan dengan regulasi yang mengatur prioritas perjalanan kereta api pada perlintasan sebidang.
“KAI Divre I Sumatera Utara kembali menegaskan bahwa sesuai amanat Pasal 124 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api,” tegasnya.
Berdasarkan data, angka insiden di perlintasan sebidang menunjukkan dinamika yang memerlukan perhatian bersama. Setelah tercatat 45 insiden pada tahun 2024, angka tersebut sempat mengalami penurunan signifikan menjadi 11 kejadian pada 2025.
Namun, hingga April 2026 tercatat kembali meningkat menjadi 15 kejadian. Dari total insiden tahun ini, sebanyak 12 kejadian terjadi di perlintasan yang tidak dijaga.
Oleh karena itu, selain penertiban fisik, KAI Divre I Sumut bersama para pemangku kepentingan terkait secara rutin menggelar sosialisasi keselamatan untuk meningkatkan disiplin pengguna jalan. Masyarakat diingatkan untuk selalu berhenti sejenak dan memastikan kondisi aman sebelum melintasi jalur rel.
“Keselamatan di perlintasan sebidang adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi berkelanjutan antara pemerintah, operator, dan masyarakat. KAI Divre I Sumatera Utara mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu disiplin dan mengutamakan perjalanan kereta api demi mewujudkan transportasi yang aman, nyaman, dan selamat bagi kita semua,” pungkasnya.
(zie/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALDalih Kasihan karena Korban Yatim, Guru SMP di Situbondo Diduga Cabuli Siswinya
hendra·2 jam yang lalu -
SUMUTDeteksi Dini Peredaran Narkoba, Rutan Kelas IIB Tarutung Razia Kamar Hunian WBP
Fadli Tara·3 jam yang lalu -
-
SUMSELJaga Keselamatan 3,2 Juta Penumpang, PT KAI Divre III dan BPKARSS Intensifkan Perawatan Jalur LRT Sumsel
hendra·4 jam yang lalu -
KRIMINALTerungkap! Pemilik Rumah Penyimpan 101 Burung Dilindungi Ternyata Paman Terpidana Perdagangan Satwa
hendra·5 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 106 Gram Ganja, Residivis Narkoba 59 Tahun Diciduk Polres Pematangsiantar
hendra·5 jam yang lalu -
KRIMINALTerbongkar! 101 Burung Langka Disimpan di Rumah Medan Deli, 11 Ditemukan Mati: Pemilik Diburu
hendra·5 jam yang lalu -
NEWSUsai Sidak Ombudsman, Miras hingga Alat Fitness di Lapas Cibinong Menghilang, Kemenimipas Turun Tangan Selidiki
hendra·6 jam yang lalu -
SEPAKBOLAJelang Indonesia Vs Malaysia, John Herdman Ungkap Kondisi 3 Pemain Kunci
hendra·7 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan