Tahlilan Malam Ketiga Wafatnya Kakak Wakil Walikota, Rico Waas: Di Balik Duka Ada Cinta Allah
peristiwa wafat mengingatkan bahwa hidup di dunia hanya sementara.
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri tahlilan malam ketiga wafatnya Rasyidah Wahyuni Harahap, kakak Wakil Walikota Zakiyuddin Harahap, Minggu (1/6/2025) malam.
"Yakinilah di balik musibah ada hikmah, di balik duka ada cinta dari Allah yang lebih luas dari langit dan bumi," ungkap Rico saat memberikan sambutan.
Dalam acara yang berlangsung di rumah Zakiyuddin itu, Rico Waas mengatakan, melihat begitu cintanya keluarga pada almarhumah dan mendengar kesaksian orang yang mengenalnya, diyakini almarhumah orang baik dan menjadi panutan semasa hidupnya.
Baca Juta: Tahlilan, Rico Waas Sampaikan Rasa Duka Mendalam Berpulangnya Kakak Kandung Wakil Wali Kota Medan
"Wajar dan layak kita mendoakan agar Allah mengampuni dosa almarhumah, melapangkan kuburnya, dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya bersama orang-orang yang beriman dan bertakwa," ucapnya.
Rico Waas mengatakan, peristiwa wafat mengingatkan bahwa hidup di dunia hanya sementara.
"Kita akan kembali kepada Pencipta, yang kita tinggalkan amal dan ibadah," ujarnya.
Rico Waas berharap Allah memberikan ketabahan kepada keluarga almarhumah.
"Secara pribadi dan atas nama Pemko Medan, saya menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya Ibu Rasyidah Harahap, kakak kandung sahabat saya, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap," ungkapnya.
Baca Juga: Ingin Benahi Medan Zoo, Rico Waas Minta Masukan dari Komisaris Taman Safari Indonesia Bogor
Sebelumnya, dengan khidmat, Rico Waas bersama Sekda Wiriya Alrahman, pimpinan perangkat daerah, sanak keluarga, kerabat, jiran tetangga dan segenap masyarakat melantunkan ayat suci Alquran dan berzikir serta memanjatkan doa.
Tahlilan malam ketiga ini juga diisi tausyiah ustaz Hilman Fauzi. Hilman mengatakan kematian adalah kepastian.
"Ada tiga misteri kematian. Kita tidak tahu kapan waktunya, di mana tempatnya, apa penyebabnya." ucapnya.
Ustaz itu berpesan, orang yang meninggal dunia mempunyai empat harapan.
"Keempatnya adalah doa, keluarganya melanjutkan kebiasaan baiknya semasa hidup, menyambung silaturahmi, dan bersedekah atas namanya," sebutnya.
(Akb/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KESEHATANWaspada! 27 Kasus Influenza A Terdeteksi di Medan dan Deliserdang
Rozie Winata·6 menit yang lalu -
SUMSELPolda Sumsel dan Bhayangkari Gelar Bakti Sosial di Pulau Borang Banyuasin
Herman Saleh Harahap·28 menit yang lalu -
KOTA MEDANSakit Hati Ditalak, Istri Laporkan Suaminya ke Poldasu
Herman Saleh Harahap·33 menit yang lalu -
NEWS VIDEOTarget Semifinal FIFA ASEAN Series, Habib Syarief Soroti Regenerasi dan Strategi Timnas
Fadli Tara·57 menit yang lalu -
SUMSELDiselimuti Asap Karhutla, Kualitas Udara Palembang Kembali Masuk Zona Merah
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NASIONALNanan Desak Investigasi Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Dibuka Transparan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KRIMINALDirektur Reskrimum Ungkap Alasan Panggil Ketua DPRD Sumut Terkait Kasus Dhody Thahir
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
-
SUMUTJaga Kondusifitas dan Keamanan, PN Sibolga Tunda Eksekusi Perkara Perdata
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELProgres Tol Betung-Jambi Seksi 1A Tembus 69 Persen, HKI Genjot Percepatan Konstruksi
Rozie Winata·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan