Semen Padang Terkapar di Yogyakarta, Asa Keluar dari Zona Merah Kian Meredup
Semen Padang kalah 0-1 dari PSIM Yogyakarta lewat gol penalti Ze Valente, posisi Kabau Sirah di zona degradasi makin terancam.
Nusantaraterkini.co, YOGYAKARTA-Langkah Semen Padang FC untuk menyelamatkan diri dari ancaman degradasi kembali menemui jalan terjal saat bertandang ke markas PSIM Yogyakarta. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Mandala Krida, Minggu (4/1/2026) sore, tim berjuluk Kabau Sirah tersebut harus menelan pil pahit setelah dipaksa menyerah dengan skor tipis 1-0 oleh tuan rumah.
Gol penalti Ze Valente di pertengahan babak kedua menjadi pembeda sekaligus memperpanjang napas penderitaan bagi tim tamu di papan bawah klasemen.
Sejak awal laga, Semen Padang sebenarnya mencoba tampil disiplin untuk mencuri poin. Namun, statistik menunjukkan betapa dominannya PSIM yang mengurung pertahanan mereka dengan penguasaan bola mencapai 65 persen.
Baca Juga : Mandala Krida Memanas, PSIM Yogyakarta dan Semen Padang Masih Sama Kuat di Paruh Pertama
Meski sempat menunjukkan perlawanan lewat serangan balik, penyelesaian akhir yang buruk kembali menjadi momok bagi Semen Padang. Puncaknya, pelanggaran di kotak terlarang pada menit ke-64 memaksa wasit Ko Hyung-Jin menunjuk titik putih, yang kemudian dikonversi menjadi gol oleh Ze Valente.
Tertinggal satu gol, Semen Padang mencoba melakukan rotasi pemain, namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah.
Kekalahan ini membuat posisi Semen Padang di klasemen sementara kian mengkhawatirkan. Terpaku di peringkat ke-16 dengan raihan 10 poin, mereka kini berada dalam posisi yang sangat rentan untuk disalip oleh penghuni dasar klasemen lainnya.
Dengan selisih poin yang semakin menjauh dari zona aman, Semen Padang kini benar-benar berada dalam situasi darurat. Konsistensi permainan yang tak kunjung membaik membuat mereka diprediksi akan terus berkutat di zona degradasi jika tidak ada perubahan radikal dalam komposisi pemain maupun skema permainan di paruh musim ini.
Melihat sisa jadwal yang ada, masa depan Semen Padang di kasta tertinggi sepak bola Indonesia berada di ujung tanduk. Prediksi klasemen menunjukkan bahwa Kabau Sirah harus memenangkan setidaknya tiga hingga empat laga beruntun untuk sekadar bernapas lega di luar zona merah.
Baca Juga : Madura United Mengamuk di Pamekasan, Gilas Semen Padang 5-1
Jika tren negatif ini terus berlanjut, skenario terburuk berupa degradasi bukan lagi sekadar ancaman, melainkan kenyataan pahit yang harus segera dihadapi oleh manajemen dan seluruh pendukung setia Semen Padang.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELKinerja Penyerapan Tinggi, Menteri PKP Setujui Tambahan 3.000 Unit Rumah Subsidi untuk Sumsel
Rozie Winata·21 menit yang lalu -
PERISTIWATragis! Pria 64 Tahun Tewas Tertabrak Kereta di Kertapati Palembang
Rozie Winata·33 menit yang lalu -
EKONOMIReshuffle Kabinet Jadi Bayang-Bayang IHSG, Simak Proyeksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini
hendra·43 menit yang lalu -
INTERNASIONALPutra Mahkota Arab Saudi: Dunia Hadapi Krisis Energi di Tengah Ketidakpastian Global
Rozie Winata·58 menit yang lalu -
SEPAKBOLAOle Romeny Ungkap Duel Kontra Bangladesh Jadi Laga Paling Emosional Sepanjang Kariernya
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
-
KESEHATANRSU Haji Medan Tegaskan Komitmen Tanpa Diskriminasi: Pasien BPJS dan Umum Dilayani Setara
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NASIONALSarmuji Jadi Menteri Perindustrian, Eva Monalisa: Program Strategis Harus Dikebut, Jangan Terputus
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANKomda Sumut-NAD PMKRI : Informasi Tuan Rumah Rakernas PMKRI di Cabang Medan Pembohongan Publik
Fadli Tara·9 jam yang lalu -
ENTERTAIMENTNonton Perdana 'Jamin Setia Selamanya', Rico Waas Apresiasi Djamin Ginting
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan