Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Mandala Krida Memanas, PSIM Yogyakarta dan Semen Padang Masih Sama Kuat di Paruh Pertama ​

PSIM Yogyakarta dan Semen Padang masih bermain imbang 0-0 di babak pertama Liga Super Indonesia 2026 di Stadion Mandala Krida.

Pertandingan sengit tersaji di Stadion Mandala Krida dalam lanjutan babak pertama Liga Super Indonesia 2026 yang mempertemukan tuan rumah PSIM Yogyakarta melawan Semen Padang, Minggu (4/1/2026). (Foto:istimewa)
Pertandingan sengit tersaji di Stadion Mandala Krida dalam lanjutan babak pertama Liga Super Indonesia 2026 yang mempertemukan tuan rumah PSIM Yogyakarta melawan Semen Padang, Minggu (4/1/2026). (Foto:istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, YOGYAKARTA – Pertandingan sengit tersaji di dalam lanjutan yang mempertemukan tuan rumah melawan , Minggu (4/1/2026). Hingga peluit tanda berakhirnya babak pertama dibunyikan oleh wasit asal Korea Selatan, Ko Hyung-Jin, kedua tim masih harus puas dengan skor kacamata 0-0.

​Sepanjang 45 menit pertama, Laskar Mataram sebenarnya tampil sangat dominan dalam penguasaan bola. Statistik menunjukkan PSIM Yogyakarta memegang kendali permainan hingga 63 persen, berbanding 37 persen milik tim tamu.

Skuad asuhan tuan rumah juga lebih agresif dalam melancarkan serangan dengan total 8 tembakan, namun pertahanan disiplin yang digalang Semen Padang membuat peluang-peluang tersebut sulit dikonversi menjadi gol.

Baca Juga : Madura United Mengamuk di Pamekasan, Gilas Semen Padang 5-1
​
Pertandingan berlangsung cukup keras sejak menit awal. Wasit terpaksa mengeluarkan dua kartu kuning masing-masing untuk satu pemain dari kedua tim guna meredam tensi tinggi di lapangan. Adi R dari PSIM Yogyakarta menjadi pemain pertama yang masuk dalam buku catatan wasit pada menit ke-12, disusul oleh pemain Semen Padang, Saputra H, empat menit kemudian.

​Meski PSIM unggul secara statistik, Semen Padang bukan tanpa perlawanan. Tim berjuluk Kabau Sirah tersebut tercatat berhasil melepaskan 7 tembakan dengan 2 di antaranya tepat sasaran, jumlah yang sama dengan catatan tembakan ke arah gawang milik PSIM. Hal ini menunjukkan bahwa efektivitas serangan Semen Padang melalui skema serangan balik tetap menjadi ancaman serius bagi lini belakang tuan rumah.

​Hasil imbang tanpa gol di paruh pertama ini membuat kedua pelatih harus memutar otak untuk mengubah strategi di babak kedua. Dukungan penuh dari ribuan suporter di Mandala Krida diharapkan mampu menjadi suntikan energi bagi PSIM Yogyakarta untuk memecah kebuntuan, sementara Semen Padang diprediksi akan tetap tampil disiplin demi mencuri poin di laga tandang ini.
​
(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru