Sasar Puluhan Pelanggar Via ETLE, Polda Sumsel Perketat Pengawasan Digital di Lima Ruas Tol Utama
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatra Selatan memperkuat penindakan berbasis teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE)
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatra Selatan memperkuat penindakan berbasis teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) untuk menjaga kedisiplinan pemudik di tengah mobilisasi lebih dari 329 ribu orang dalam satu hari.
Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran arus di lima ruas tol strategis, yakni Tol Palindra, Indralaya–Prabumulih, Kapal Betung, Terpeka, dan Betajam, yang saat ini menjadi jalur utama pergerakan kendaraan.
Penggunaan sistem ETLE ini terbukti efektif menjaring puluhan pelanggar secara elektronik, menciptakan efek jera, sekaligus meminimalisir interaksi fisik petugas di jalur cepat.
“Ditlantas Polda Sumsel memperkuat penindakan berbasis teknologi dengan sistem ETLE yang menindak puluhan pelanggaran secara elektronik. Langkah ini tidak hanya meningkatkan kepatuhan, tetapi juga menciptakan efek jera yang terukur bagi para pengguna jalan,” ujar Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho dalam keterangan tertulis yang, Rabu (18/3/2026).
Meskipun pengawasan digital ditingkatkan, Polda Sumsel tetap mengerahkan ribuan personel yang terbagi dalam tujuh Satgas terintegrasi.
Selain melakukan penegakan hukum, petugas di lapangan telah melaksanakan 1.750 kegiatan edukasi masyarakat untuk menekan angka kecelakaan, mengingat saat ini tercatat ada 10 kejadian laka lantas dengan 2 korban meninggal dunia selama periode operasi.
Kapolda menegaskan jika integrasi antara teknologi digital dan kehadiran fisik personel di titik-titik rawan adalah kunci kesuksesan Operasi Ketupat Musi 2026.
Hal ini bertujuan agar seluruh pemudik, baik yang melalui jalur penyeberangan, bandara, terminal, maupun kereta api, merasa terlindungi secara maksimal.
“Kami memastikan seluruh personel bekerja maksimal di lapangan. Tidak boleh ada titik pengamanan yang lengah. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” tegasnya.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan jika seluruh data operasi dibuka secara transparan agar masyarakat merasa tenang selama perjalanan.
“Polda Sumsel memastikan seluruh perkembangan operasi tersampaikan secara terbuka kepada publik. Kami hadir untuk memberikan rasa aman dan memastikan masyarakat dapat mudik dengan tenang,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALDalih Kasihan karena Korban Yatim, Guru SMP di Situbondo Diduga Cabuli Siswinya
hendra·1 jam yang lalu -
SUMUTDeteksi Dini Peredaran Narkoba, Rutan Kelas IIB Tarutung Razia Kamar Hunian WBP
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
-
SUMSELJaga Keselamatan 3,2 Juta Penumpang, PT KAI Divre III dan BPKARSS Intensifkan Perawatan Jalur LRT Sumsel
hendra·3 jam yang lalu -
KRIMINALTerungkap! Pemilik Rumah Penyimpan 101 Burung Dilindungi Ternyata Paman Terpidana Perdagangan Satwa
hendra·3 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 106 Gram Ganja, Residivis Narkoba 59 Tahun Diciduk Polres Pematangsiantar
hendra·4 jam yang lalu -
KRIMINALTerbongkar! 101 Burung Langka Disimpan di Rumah Medan Deli, 11 Ditemukan Mati: Pemilik Diburu
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSUsai Sidak Ombudsman, Miras hingga Alat Fitness di Lapas Cibinong Menghilang, Kemenimipas Turun Tangan Selidiki
hendra·5 jam yang lalu -
SEPAKBOLAJelang Indonesia Vs Malaysia, John Herdman Ungkap Kondisi 3 Pemain Kunci
hendra·5 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan