Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.028 per Dolar AS, Mata Uang Asia Kompak Tertekan

Rupiah dibuka melemah ke Rp18.028 per dolar AS. Mayoritas mata uang Asia ikut tertekan, sementara analis memproyeksikan rupiah masih fluktuatif.

Seorang pekerja tengah memperlihatkan mata uang dolar dan rupiah. (Foto: istimewa)
Seorang pekerja tengah memperlihatkan mata uang dolar dan rupiah. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA kembali berada di bawah tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Selasa (4/8/2026). Mata uang Garuda dibuka melemah hingga menembus level psikologis Rp18.000 per .

Berdasarkan data , rupiah pada pasar spot tercatat turun 31 poin atau sekitar 0,17 persen ke posisi Rp18.028 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Pelemahan sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang juga mengalami tekanan terhadap .

Yen Jepang mencatat pelemahan terbesar di kawasan dengan penurunan 0,32 persen. Disusul baht Thailand yang turun 0,13 persen, peso Filipina melemah 0,08 persen, yuan China terkoreksi 0,05 persen, ringgit Malaysia turun 0,05 persen, dolar Singapura melemah 0,02 persen, serta dolar Hong Kong turun tipis 0,01 persen.

Di sisi lain, hanya beberapa mata uang yang mampu menguat terhadap dolar AS. Won Korea Selatan naik 0,32 persen, sementara rupee India menguat 0,06 persen.

Pengamat mata uang sekaligus Direktur PT Traze Andalan Futures, , memperkirakan pergerakan rupiah sepanjang perdagangan hari ini masih akan bergerak fluktuatif. Namun, ia menilai peluang rupiah untuk ditutup di zona melemah masih cukup besar.

Menurut proyeksinya, rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp17.990 hingga Rp18.040 per dolar AS.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait