Rico Waas Tegas Soal Dugaan Korupsi BBM Petugas Kebersihan: Jangan Sampai Kasus Ini Raib Begitu Saja!
Pemko Medan sedang lakukan Investigasi dugaan korupsi bahan bakar minyak (BBM) untuk petugas kebersihan se-Kecamatan Medan Polonia, terus berjalan sam
Nusantaraterkini.co, Medan — Investigasi dugaan korupsi bahan bakar minyak (BBM) untuk petugas kebersihan se-Kecamatan Medan Polonia, terus berjalan sampai kini. Wali Kota Medan, Rico Waas, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan permasalahan ini.
BACA: Walikota Medan Tiba Hadiri Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Toba Tahun 2025
“Ini terus dilakukan. Saya bilang jangan sampai ada intervensi. Saya ingin tahu siapa orang-orang yang benar-benar terlibat. Siapapun pejabat di dalam itu, harus bisa terungkap,” katanya menjawab wartawan usai menghadiri halal bihalal sekaligus pelepasan calon haji Kota Medan 2025 di Asrama Haji Medan, Selasa (22/4).
Dengan nada serius, Rico mendorong kinerja Inspektorat Kota Medan dalam mengusut kasus tersebut dan terus memantau proses pemeriksaan yang sedang berlangsung.
BACA: USU Umumkan 18 Anggota Majelis Wali Amanat Terpilih Periode Tahun 2025–2030
“Saya mendorong Inspektorat bekerja dengan sebaik-baiknya dan saya yang ada di belakang itu mengeceknya. Jangan sampai hal-hal begini tiba-tiba ada pembiaran dan kasusnya raib gitu saja. Karena aromanya ini kan sudah tercium,” tegas dia.
Ia menekankan bahwa kasus ini harus benar-benar diselesaikan hingga tuntas dan transparan. Menurutnya, publik berhak tahu kebenaran yang sesungguhnya agar kepercayaan terhadap pemerintah tetap terjaga.
“Seperti yang ditanyakan kemarin soal kasus ini, ya harus diungkap kebenarannya, harus diselesaikan. Dalam prosesnya agar nanti kasus ini tidak raib begitu saja,” tegasnya.
Informasi dihimpun, Bendahara Camat Medan Polonia, Kindi Kurniawan, sudah diperiksa Inspektorat sejak kasus dugaan korupsi BBM petugas kebersihan ini mencuat, sebagaimana pula menindaklanjuti instruksi dari wali kota.
Plt Inspektur Daerah Kota Medan, Habibi Adhawiyah, mengakui ihwal pemeriksaan terhadap bendahara Kecamatan Medan Polonia meski masih enggan merinci apa saja yang menjadi poin-poin pendalaman kasus tersebut.
"Izin bang, sesuai perintah pak wali saat ini masih dalam proses pemeriksaan tim di Inspektorat," katanya saat dikonfirmasi via WhatsApp, Senin (21/4).
Habibi juga belum mau merinci apakah mantan camat, Irfan Asardi termasuk pejabat yang terlibat dalam dugaan korupsi ini. Ia hanya menyebut yang bersangkutan belum ada dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan.
"Untuk saat ini belum," ungkap dia seraya meminta agar publik bersabar menunggu hasil final pemeriksaan timnya nanti.
"Mohon bersabar ya. Karena masih proses pemanggilan dan pemeriksaan pihak-pihak terkait," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui sebelumnya nasib para pekerja pengangkut sampah di Kecamatan Medan Polonia sangat memprihatinkan, karena jerih payah mereka diduga dikorupsi. Jatah BBM harian mereka yang cuma Rp20 ribu/hari diduga tidak disalurkan pihak kecamatan.
Pusara korupsi uang BBM petugas sampah ini diduga melibatkan Plt Camat Medan Polonia, Rangga Karfika Sakti, Kasi Sarana Prasarana, Khairul Aminsyah Lubis.
Ditaksir, uang BBM pengangkut sampah yang diduga dikorupsi itu dengan rincian 22 orang petugas dalam setiap bulannya menerima Rp600 ribu, dan belum disalurkan sejak Agustus 2024 atau 9 bulan lamanya, maka total keseluruhan uang BBM yang diduga dikorupsi itu ditaksir capai Rp118 juta.
(wiwin/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALDPD RI Dorong RUU Daerah Kepulauan untuk Konektivitas dan Hak Masyarakat Adat
Rozie Winata·6 menit yang lalu -
NASIONALRevisi UU LLAJ Dinilai Mendesak, ODOL hingga Transportasi Online Jadi Sorotan
Rozie Winata·34 menit yang lalu -
NEWSBrigjen Tubagus Ami Prindani Jadi Kadensus 88, Ini Rekam Jejak Kariernya
hendra·38 menit yang lalu -
-
NEWS VIDEOKeracunan MBG di Muba, Gubernur Sumsel Minta Perketat Higienitas dan Jamin Pengobatan Gratis Siswa
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
NEWSSoroti Jalan Rusak, LMND SUMUT dan EK-LMND SE-SUMUT Akan Geruduk Pemko Binjai: Desak Perbaikan Secepatnya
hendra·2 jam yang lalu -
SUMUTDiangkat jadi Kapolda Sumut, Brigjen Pol Sonny Irawan Siap Pecah Bintang Dua di Tanah Deli
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
EKONOMIKoreksi Berlanjut, Harga Emas Merangkak Turun ke Rp2.574.000 Per Gram
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NASIONALNetty Desak Perketat Tata Kelola MBG, Prioritaskan Keamanan Pangan dan Transparansi Anggaran
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SUMSELRotasi Jabatan Polri, Brigjen Pol Rony Samtana Diangkat Kapolda Sumsel Gantikan Irjen Pol Sandi Nugroho
Rozie Winata·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan