Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Prana Putra Sohe Dorong Pengawasan Ketat WNA Usai Pengungkapan Kasus Judi Online

Prana Putra Sohe dorong pengawasan ketat WNA usai pengungkapan kasus judi online dan dukung pembentukan Satgas WNA.

Anggota Komisi XIII DPR Prana Putra Sohe mengapresiasi langkah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) dalam membongkar sindikat kejahatan siber transnasional yang melibatkan warga negara asing (WNA), Rabu(13/5/2026).(foto: istimewa)
Anggota Komisi XIII DPR Prana Putra Sohe mengapresiasi langkah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) dalam membongkar sindikat kejahatan siber transnasional yang melibatkan warga negara asing (WNA), Rabu(13/5/2026).(foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Anggota mengapresiasi langkah Kementerian dan Pemasyarakatan () dalam membongkar sindikat transnasional yang melibatkan warga negara asing ().

Langkah tersebut menyusul penangkapan 321 WNA terduga operator oleh kepolisian yang kemudian diserahkan kepada pihak imigrasi. Selain itu, aparat juga melakukan pemeriksaan intensif terhadap 96 WNA perempuan yang diduga terlibat dalam jaringan serupa.

Prana menilai penindakan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan digital sekaligus melindungi stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia.

“Penindakan terhadap ratusan WNA yang merusak tatanan melalui judi online adalah bukti nyata kedaulatan kita. Oleh karena itu, pembentukan merupakan respons yang sangat tepat, cepat, dan kami dukung 100 persen,” ujar Prana, Rabu (13/5/2026).

Ia pun juga menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan guna memperkuat pengawasan terhadap aktivitas warga asing di Indonesia.

Meski demikian, Prana memberikan sejumlah catatan kritis agar kasus serupa tidak kembali terulang. Ia menyoroti potensi penyalahgunaan dokumen keimigrasian yang difasilitasi pihak ketiga seperti biro jasa maupun .

Ia meminta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur pengajuan izin tinggal bagi WNA. Menurutnya, praktik pemberian persetujuan dokumen secara otomatis hanya berdasarkan jaminan agen tidak boleh lagi dilakukan.

“Saran tegas kami, pintu masuk harus dijaga ekstra ketat. Jangan sampai kita menerima mentah-mentah 100 persen pengajuan dari agen. Verifikasi faktual dan langsung di lapangan adalah wajib. Kelonggaran lewat jalur agen tidak boleh dilakukan lagi,” tegasnya.

Prana juga meminta Satgas Penanganan WNA nantinya memperketat pengawasan di seluruh Tempat Pemeriksaan Imigrasi (). Ia menilai proses skrining terhadap profil serta tujuan kedatangan WNA harus dilakukan secara berlapis agar sindikat kejahatan transnasional tidak lagi leluasa masuk ke Indonesia.

“Kami yakin optimalisasi dan pengawasan ketat terhadap , Indonesia benar-benar dapat menutup ruang gerak bagi aktivitas sindikat kejahatan transnasional mancanegara yang mengancam stabilitas nasional,” pungkasnya. 

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru