Polisi Bongkar Pemasok Bahan Baku Lab Narkoba Karisoprodol, Sita Lebih dari 1,5 Ton Barang Bukti
Polisi menangkap dua pemasok bahan baku lab narkoba karisoprodol di Cakung dan menyita lebih dari 1,5 ton bahan baku yang diduga berasal dari luar
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat kembali mengembangkan kasus laboratorium gelap (clandestine lab) pembuat tablet karisoprodol yang sebelumnya dibongkar di Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah. Dalam pengembangan tersebut, polisi menangkap dua orang yang diduga berperan sebagai pemasok bahan baku narkotika.
Kedua tersangka berinisial MH dan VW diamankan di kawasan Metland Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur, pada Kamis (30/4/2026). Penangkapan dilakukan setelah penyidik menelusuri jaringan pemasok yang mendukung operasional laboratorium gelap tersebut.
Wakasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Avrilendy, mengatakan kedua tersangka diduga memiliki peran penting dalam memasok bahan baku untuk memproduksi tablet karisoprodol.
"Kini penyidik kembali berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial MH dan VW sebagai pemasok bahan baku karisoprodol," ujar Avrilendy dalam keterangannya yang dikutip, Senin (20/7/2026).
Menurutnya, penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan clandestine laboratory di Mijen, Semarang. Dari kasus sebelumnya, polisi telah menyita sekitar 308 ribu butir tablet karisoprodol yang siap diedarkan.
Dalam penggerebekan di Cakung, petugas juga menemukan bahan baku dalam jumlah besar yang diduga akan digunakan untuk memproduksi narkotika. Barang bukti yang disita meliputi 30 drum karisoprodol dengan berat masing-masing 25 kilogram atau total 750 kilogram, lima drum lidokain seberat 125 kilogram, serta 26 drum sildenafil citrate dengan total berat mencapai 650 kilogram.
"Secara keseluruhan, barang bukti yang diamankan mencapai lebih dari 1,5 ton bahan baku yang diduga menjadi bagian dari rantai produksi narkotika," jelas Avrilendy.
Dari hasil pemeriksaan awal, kedua tersangka mengaku memperoleh bahan baku tersebut dari salah satu negara di kawasan Asia. Polisi masih mendalami keterangan tersebut untuk mengungkap asal-usul pasokan serta jaringan yang terlibat.
Penyidik kini fokus menelusuri jalur distribusi, pemasok utama, hingga kemungkinan adanya jaringan internasional yang memasok bahan baku ke laboratorium gelap tersebut.
"Kasus ini masih terus kami kembangkan. Kami mendalami keterkaitan para tersangka dengan jaringan internasional serta kemungkinan adanya pelaku lain yang berperan dalam rantai pasok maupun produksi narkotika ini," tutup Avrilendy.
Atas perbuatannya, MH dan VW dijerat dengan Pasal 610 ayat (2) huruf a dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana disesuaikan melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026, junto Pasal 132 ayat (1) junto Pasal 137 huruf b Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta Pasal 435 junto Pasal 138 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANAparat Gabungan Razia Rutan Kabanjahe, Ratusan WBP Dites Urine
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·5 jam yang lalu -
NEWSKetua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Diperiksa Polda, Diduga Terkait Kasus Dhody Thahir
hendra·6 jam yang lalu -
PERISTIWAHujan Deras dan Angin Kencang Diduga Picu Banjir Bandang Solok, Rumah Warga Terdampak
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWAJalur Padang-Solok Putus Total Diterjang Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWABanjir Bandang Terjang Pusat Pemerintahan Kabupaten Solok, Sejumlah Kantor Terendam
hendra·8 jam yang lalu -
KOTA MEDANFraksi PDIP Soroti Keterlambatan Ranperda Pajak dan Tingginya Biaya PBG Medan
hendra·8 jam yang lalu -
PENDIDIKAN5 Kepala SD Negeri di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Terkait Dana Revitalisasi Sekolah
hendra·9 jam yang lalu -
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan