Pemerintah Pusat Diminta Awasi Makan Bergizi Gratis di Daerah
Ia tak ingin program yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto ini pada akhirnya tidak berjalan maksimal lantaran implementasi di daerah terganggu
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago meminta pemerintah pusat mengawasi praktik makan bergizi gratis di daerah.
Ia tak ingin program yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto ini pada akhirnya tidak berjalan maksimal lantaran implementasi di daerah terganggu.
"Yang ingin saya sampaikan juga kontrolnya, Pak, kalau nanti kerja samanya dengan pemda (pemerintah daerah), Pak, mohon maaf tolong betul-betul dikontrol," katanya, Jumat (1/11/2024).
Irma lantas mencontohkan satu program yang dulu pernah diinisiasi pemerintah, yakni Kelambu untuk masyarakat di Papua yang justru tidak berjalan maksimal. Adapun program Kelambu, kata Irma, milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
"Di Kemenkes dulu ya, Pak, itu ada program Kelambu untuk mengantispasi nyamuk demam berdarah di Papua, karena pusat yang mengirimkan ke daerah, sementara daerah yang harus mendistribusikan ke masyarakat, tidak ada biaya distribusinya, kelambunya dibiarin saja. Kemudian tak digunakan dan dibakar habis tidak bermanfaat sama sekali," ungkap politikus Partai Nasdem ini.
Berkaca dari kejadian tersebut, Irma mewanti-wanti pemerintah pusat agar mengontrol jalannya program makan bergizi gratis di daerah. Begitu juga soal makanan yang akan digunakan sebagai bahan program tersebut, Irma mewanti-wanti pemerintah pusat betul-betul memberi perhatian.
"Nah nilai makanan yang sampai ke masyarakat anak-anak ini berapa, itu harus betul-betul dijaga. Kalau tidak, pasti akan jadi masalah," tutur dia.
Irma mengaku harus menyampaikan ini karena dirinya sangat mengapresiasi nusantaraterkini.co/tag/program-makan-bergizi-gratis" class="article-tag-link" rel="tag">program makan bergizi gratis di Indonesia. Menurutnya, program seperti ini bahkan tidak terjadi di luar negeri. Sebab, kata Irma, di luar negeri program semacam itu tak semuanya dibiayai oleh negara.
"Karena di luar negeri enggak seluruhnya dibiayai pemerintah, ini Indonesia dibiayai pemerintah seluruhnya loh. Luar biasa ini, Pak, untuk itu jangan sampai mubazir sehingga memang target yang akan dicapai Pak Prabowo itu tepat sasaran,"tegas legislator dapil Sumsel ini.
(cw1/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALNetty Desak Perketat Tata Kelola MBG, Prioritaskan Keamanan Pangan dan Transparansi Anggaran
Rozie Winata·33 menit yang lalu -
SUMSELRotasi Jabatan Polri, Brigjen Pol Rony Samtana Diangkat Kapolda Sumsel Gantikan Irjen Pol Sandi Nugroho
Rozie Winata·54 menit yang lalu -
NASIONALBahlil Jadi Menko Hilirisasi, Mekeng Tekankan Nilai Tambah Sektor Tambang
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NASIONALKapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi Besar-besaran: 88 Pati-Pamen Dirotasi, 19 Kapolda Berganti
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NASIONALDugaan Pungli Terkuak di Rutan Pondok Bambu, DPR Desak Kemenimipas Telusuri Aliran Uang
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NASIONALSidak Tanjung Priok, Firman Soebagyo Warning Barantin Tak Jadi Alat Kepentingan Importir
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
KRIMINALBayi Laki-Laki Ditelantarkan di Musala, Polres Muratara Amankan Dua Orang di Nibung
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NASIONALPresiden Prabowo: Komunikasi Pemerintah Harus Jadi Instrumen Persatuan Nasional
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SEPAKBOLAResmi Dijual! Ini Daftar Harga dan Cara Beli Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
KESEHATANStudi Ungkap Hubungan Kebugaran Anak dengan Risiko Depresi di Masa Dewasa
Rozie Winata·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan