Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pembubaran Latihan Drumband Murid TK, Komisi III Minta Polisi Perkuat Patroli di Area Publik Rawan Aksi Premanisme

Respons cepat penting agar masyarakat merasa aman dan tidak terusik oleh aksi-aksi premanisme

Wakil Ketua Komisi III DPR Rano Alfath. (Foto: dok DPR)
Wakil Ketua Komisi III DPR Rano Alfath. (Foto: dok DPR)
A A

, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III Mohamad Rano Alfath, mengapresiasi langkah cepat Polres Metro Tangerang Selatan dalam menangkap dua preman atau bang jago yang mengganggu di Permata Pamulang.

Rano mengatakan respons cepat penting agar masyarakat merasa aman dan tidak terusik oleh aksi-aksi .

“Saya apresiasi kerja cepat Polres Metro Tangsel yang langsung menangkap dua pelaku. Ini langkah yang tegas dan memang harus begitu, supaya masyarakat tidak merasa terancam dengan kelakuan preman di jalanan,” ujarnya, Senin (17/2/2025).

Legialator asal dapil Banten ini meminta kepolisian untuk menyelidiki lebih jauh apakah ada organisasi tertentu yang menaungi para pelaku. Ia khawatir ada pola yang lebih besar di balik aksi ini.

“Coba polisi juga selidiki kegiatan ormas mereka. Saya khawatir ini bukan kejadian sekali-dua kali, tapi memang sering terjadi dan merugikan masyarakat. Kalau ada indikasi mereka sering bertindak semena-mena, harus diantisipasi. Jangan sampai ada kelompok yang merasa kebal hukum dan mengganggu ketertiban umum,” tegasnya.

Baca Juga: Puluhan Orang Diduga Preman Suruhan Developer Aniaya Warga Perumahan Oma Deli

Lebih lanjut, Waketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga meminta kepolisian memperkuat di titik-titik rawan untuk mencegah aksi serupa. Menurutnya, masyarakat harus merasa aman saat beraktivitas tanpa takut diganggu oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan organisasi atau kelompok tertentu.

“Saya minta diperkuat, terutama di area publik yang sering jadi sasaran aksi . Keamanan itu hak masyarakat, dan negara harus hadir untuk menjamin itu. Jangan sampai ada yang seenaknya meminta uang dengan cara mengancam atau melakukan kekerasan,” katanya.

Rano menegaskan bahwa Komisi III akan terus mengawal persoalan ini dan mendukung langkah kepolisian dalam menindak tegas aksi premanisme. Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif melapor jika melihat kejadian serupa agar aparat bisa bertindak lebih cepat.

“Kalau ada kejadian seperti ini lagi, jangan ragu lapor ke polisi. Premanisme tidak boleh dibiarkan, apalagi kalau sudah menyasar anak-anak dan tenaga pendidik seperti yang terjadi kemarin. Saya mendorong Polres Metro Tangsel dan seluruh jajaran kepolisian di wilayah Banten untuk memperkuat patroli di titik-titik rawan. Keamanan adalah kebutuhan dasar, dan kita harus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa ancaman dari aksi-aksi premanisme,” pungkasnya.

Baca Juga: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Perintahkan Tindak Tegas Aksi Premanisme Bubarkan Diskusi FTA

Sebelumnya, Polisi menangkap dua ‘bang jago’ berinisial S dan N yang mengganggu di Permata Pamulang, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel). Keduanya telah ditahan di Mako Polres Metro Tangsel.

Kapolres Tangsel AKBP Victor Inkiriwang mengatakan, pihaknya segera melakukan penanganan usai menerima laporan kejadian itu. Peristiwa itu sendiri terjadi pada hari Jumat (14/2/2025) sore kemarin.

“Setelah mendapatkan informasi kejadian tersebut, saya langsung mengarahkan Polsek Cisauk dan Satreskrim Polres Tangerang Selatan untuk segera mengungkap kejadian tersebut,” kata Victor.

(cw1/)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait