Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,20% Berada di lLvel Rp16.328 Per Dolar AS Siang Ini

nilai tukar rupiah melemah berada di level Rp 16.328 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,20% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.295 per do

Bagikan:
nilai tukar rupiah melemah berada di level Rp 16.328 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,20% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.295 per dolar AS.
nilai tukar rupiah melemah berada di level Rp 16.328 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,20% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.295 per dolar AS.
A A

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Perdagangan Jumat (25/7) siang melemah berada di level Rp 16.328 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,20% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.295 per dolar AS.

Di Asia, hanya dolar Hong Kong yang menguat 0,009% terhadap dolar AS siang ini. Sedangka mata uang Asia lainnya melemah terhadap dolar AS.

Won Korea mencatat pelemahan terdalam 0,43%, disusul dolar Taiwan yang melemah 0,35%, pesso Filipina melemah 0,34%, baht Thailand melemah 0,23%, rupiah melemah 0,20%, dolar Singapura melemah 0,18%, yuan China melemah 0,14%, rupee India melemah 0,12% dan ringgit Malaysia melemah 0,04% terhadap dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 97,55, naik dari sehari sebelumnya yang ada di 97,37.

Analis Pasar: Masih Berpotensi Menguat di Kisaran Rp16.200-Rp16.350

Pada akhir perdagangan Kamis (27/7/2025) nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih melanjutkan penguatan di mana terjadi tren penguatan dalam tiga hari terakhir ini diproyeksikan masih akan berlanjut hingga Jumat (25/7/2025). 

Di pasar spot, kurs rupiah spot menguat tipis Rp 8 atau 0,05% ke Rp16.295 per dolar Amerika (AS) pada Kamis (24/7).

Sementara, kurs rupiah Jisdor menguat Rp 15 atau 0,09% ke Rp 16.283 per dolar AS. 

Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede mengatakan, pada pembukaan hari ini, rupiah dibuka menguat hingga Rp 16.265 per dolar AS akibat dari semakin meluasnya perjanjian dagang AS dengan mitra dagangnya. 

Namun, apresiasi rupiah cenderung tertahan akibat dari meningkatnya sentimen geopolitik kawasan Asia Tenggara yaitu konflik antara Thailand dan Kamboja. 

“Rupiah berpotensi mengalami penguatan pada perdagangan di hari Jumat sejalan dengan potensi kenaikan data Jobless Claims (klaim pengangguran) serta pelemahan terbatas data preliminary dari data Manufacturing PMI AS,” ujar Josua.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, rupiah ditutup menguat tipis didukung oleh inflow asing di pasar ekuitas yang merespon positif kesepakatan tarif AS – Indonesia dan potensi pemangkasan suku bunga oleh Bank Indonesia (BI).

Lukman menyebut bahwa investor masih akan terus memantau perkembangan seputar tarif dan sentimen saat ini cukup bagus.

Selain itu dengan absennya data penting malam ini hingga hari ini, investor mengantisipasi kunjungan Presiden AS Donald Trump ke kantor pusat Federal Reserve. 

Hal itu mungkin akan bisa memberikan sentimen negatif pada dolar AS dan kembali melemah. 

Menurutnya rupiah hari ini masih berpotensi menguat di kisaran Rp 16.200 – Rp 16.350 per dolar AS.

Sedangkan Josua memproyeksikan rupiah besok bergerak dalam rentang Rp 16.225 – Rp 16.325 per dolar AS. 

(wiwin/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait