Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,11% Berada di Level Rp16.187 Per Dolar AS Pagi Ini

nilai tukar rupiah berada di level Rp16.187 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,11% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 16.169 per dolar AS.

Bagikan:
nilai tukar rupiah berada di level Rp16.187 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,11% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 16.169 per dolar AS.
nilai tukar rupiah berada di level Rp16.187 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,11% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 16.169 per dolar AS.
A A

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada perdagangan Senin (18/8/2025) berada di level Rp16.187 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,11% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 16.169 per .

Baca Juga : Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah Berpeluang Tembus di Bawah Rp 16.000

Di Asia, nilai tukar melemah bersama beberapa mata uang lainnya. Ringgit Malaysia mencatat pelemahan terdalam yakni 0,24%, disusul rupiah yang melemah 0,11%, yen Jepang melemah 0,10%, dolar Hong Kong melemah 0,095 dan dolar Taiwan melemah 0,06% terhadap dolar AS.

Baca Juga : Nilai Tukar Rupiah Menguat 0,54% di Level Rp16.202 Per Dolar AS di Akhir Perdagangan Kamis (14/8/2025)

Sedangkan mata uang Asia lainnya menguat terhadap pagi ini. Won Korea mencatat penguatan 0,29%, dolar Singapura menguat 0,05%, pesso Filipina menguat 0,05%, baht Thailand menguat 0,05% dan yuan China menguat 0,04% terhadap dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 97,84, turun dari akhir pekan lalu yang ada di 97,85. 

Baca Juga : Nilai Tukar Rupiah Menguat 0,56% Berada di Level Rp16.112 Per Dolar AS

Analis Pasar: " class="article-tag-link" rel="tag">Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Bergerak Sideways Pekan Ini

Analis Pasar memprediksi berpotensi bergerak sideways pada awal pekan ini, terdorong sentimen menjelang pengumuman Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada Rabu mendatang.

cenderung terdepresiasi pada perdagangan Jumat (15/8/2025), meski sepanjang pekan mencatatkan penguatan.

Baca Juga : Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah Bakal Menguat Dipicu Data Inflasi Amerika Serikat

Berdasarkan data nilai tukar upiah ditutup melemah 0,33% ke posisi Rp 16.169 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya. Sementara itu, selama sepekan, rupiah menguat 0,76%.

Mengacu pada Jisdor BI, rupiah ditutup di level Rp 16.162 per dolar AS, dengan penguatan mingguan sebesar 0,84%.

Baca Juga : Nilai Tukar Rupiah Ditutup Menguat 0,54% ke Level Rp16.202 Per Dolar AS

Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede, menilai pelemahan rupiah pada hari ini terjadi seiring bergesernya ekspektasi investor terkait pemotongan suku bunga The Fed, dari sebelumnya 75 bps menjadi 50 bps.

"Pergeseran ini disebabkan oleh meningkatnya data inflasi produsen AS, yang merefleksikan dampak dari tarif perang dagang," ujarnya

Permintaan dolar AS yang menguat secara global turut menekan nilai tukar rupiah.

Sepanjang pekan, rupiah cenderung menguat, sejalan dengan meningkatnya ekspektasi pemotongan suku bunga setelah rilis data inflasi konsumen AS pada pertengahan pekan.

Namun, ekspektasi tersebut sedikit mereda pada Jumat akibat data inflasi produsen AS.

Josua memprediksi rupiah berpotensi bergerak sideways pada awal pekan ini, terdorong sentimen menjelang pengumuman Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada Rabu mendatang.

Ia menaksir, rupiah sepanjang pekan ke depan akan bergerak dalam rentang Rp 16.075 – Rp 16.225 per dolar AS.

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait