Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Modus Kunci Master, Petugas Kebersihan Pusat Kebugaran di Medan Nekat Curi Uang Member

Petugas kebersihan fitness di Medan curi uang member pakai kunci master, 10 korban rugi Rp16 juta, kini jalani sidang.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, memaparkan kasus pencurian petugas kebersihan, di Mapolrestabes Medan, Sabtu (25/4/2026).(foto: istimewa)
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, memaparkan kasus pencurian petugas kebersihan, di Mapolrestabes Medan, Sabtu (25/4/2026).(foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, –Seorang berinisial IAS (22) harus berurusan dengan hukum setelah tertangkap tangan mencuri uang milik pelanggan (member) di sebuah pusat kebugaran () di Kota Medan. Tersangka yang kini telah menjalani masa persidangan di Pengadilan Negeri Medan tersebut, diketahui memanfaatkan posisinya untuk meminjam loker khusus wanita dari resepsionis guna melancarkan aksinya.

​

Kasus ini terungkap setelah para member yang merasa sering kehilangan uang di dalam loker melakukan penjebakan dengan mendokumentasikan uang mereka sebelum memulai latihan, Jumat (2/1/2026). Hanya berselang satu jam, uang tersebut raib dan pelaku berhasil diamankan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, aksi ini ternyata telah berlangsung sejak Oktober hingga Desember 2025 dengan total kerugian dari sekitar 10 korban mencapai Rp16 juta.

​Pihak pengelola pusat kebugaran membenarkan bahwa penangkapan dilakukan setelah adanya laporan berantai dari para pelanggan. Setelah tertangkap tangan, tersangka langsung diinterogasi dan mengakui seluruh perbuatannya yang didorong oleh motif ekonomi serta gaya hidup. Di sisi lain, dalam proses penyidikan, muncul pengakuan dari tersangka terkait dugaan perbuatan asusila yang dilakukan oleh oknum penyidik, yang kini tengah ditindaklanjuti secara serius oleh Bidpropam .

​"Aksi pelaku terbongkar setelah para member sering kehilangan uang di dalam loker khusus wanita. Member kemudian berupaya untuk menjebak pelaku dengan cara mendokumentasikan uang miliknya di dalam loker. Berdasarkan keterangan tersangka, jumlah korban pencurian mencapai 10 orang dengan total kerugian mencapai Rp16 juta. Untuk motifnya ekonomi dan gaya hidup," ungkap Kasat Reskrim , AKBP Adrian Risky Lubis, di Mapolrestabes Medan, Sabtu (25/4/2026).

​Kasi Propam " class="article-tag-link" rel="tag">Polrestabes Medan, Kompol Raymond Hutagalung, menambahkan bahwa terkait pengakuan tersangka mengenai dugaan asusila oleh oknum petugas, pihaknya telah melakukan langkah tegas. Saat ini, investigasi audit sedang berjalan dan oknum yang bersangkutan telah dilakukan penempatan khusus (Patsus) di Dit Tahti Poldasu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan profesionalisme kepolisian tetap terjaga.

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru