Menteri PU, Dody Hanggono Ngaku Kesulitan Menghapus Korupsi di Jajarannya
Menteri PU, Dody Hanggono Ngaku Kesulitan Menghapus Korupsi di Jajarannya
Nusantaraterkini.co, Medan - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Indonesia Dody Hanggono mengaku pihaknya sangat kesulitan untuk memberantas korupsi dijajaran Kementerian PU, pada Sabtu (8/11/2025).
Hal itu dikatakan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Indonesia Dody Hanggono saat wartawan nusantaraterkini.co menyinggung maraknya tindak pidana korupsi akhir akhir ini terkhusus di Sumut salah satu contohnya proyek Jalan Sipiongot oleh Dinas PUPR Sumut yang melibatkan Topan Ginting.
Baca Juga : Menteri PU Dody Hanggono Akui Sulit Berantas Korupsi
“Korupsi itu susah, musti orang perorang, ada pengawasan yang kita kerjakan secara ke PU an,”ungkapnya Dody kepada Nusantaraterkini.co usai meninjau floodway Sei Kambing - Belawan bersama rombongan di Jalan Pasar 1, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara.
Dody mengatakan, saat ini pihaknya berkerja sama dengan beberapa elemen masyarakat dan juga aparat penegak hukum untuk mengawasi kerja PU guna menghindari adanya tindak pidana korupsi di jajarannya.
“Bekerja sama dengan masyarakat setempat dan kita selalu aparat kita libatkan selalu, hingga kalau banyak yang melihat banyak yang mengawasi, keinginan atau niat korupsi itu sangat sangat berkurang kira kira begitu,”jelas mantan pengusaha asal Surabaya ini.
Sebelumnya, Dody menonaktifkan tiga pejabat Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) untuk mempermudah petugas dalam pemeriksaan kasus dugaan korupsi di Sumut.
Baca Juga : Lapas Padangsidimpuan Ikuti Kick Off Peringatan Bhakti KemenImipas ke-1 Tahun 2025
Pejabat yang dinonaktifkan adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Satuan Kerja PJN Wilayah I Sumut berinisial HEL. KPK juga menetapkan tersangka HEL, merujuk aturan kepegawaian, HEL juga diberhentikan sementara sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dody juga mencopot Kepala Satker PJN Wilayah I Sumut dan Kepala BBPJN Sumut karena keduanya gagal menjalankan fungsi pengawasan.
“Langkah ini kami ambil untuk memastikan perbaikan tata kelola dan kesinambungan pelaksanaan program strategis di wilayah tersebut,"ucapnya.
Baca Juga : Menkeu Purbaya Wacanakan Redenominasi Rp1.000 Menjadi Rp1
Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar dugaan suap proyek pembangunan jalan dinas PUPR Sumut didua lokasi senilai 231,8 Milyar.
Proyek pertama berada di Dinas PUPR Sumut, meliputi pembangunan Jalan Sipiongot- Batas Labusel senilai Rp 96 miliar dan pembangunan Jalan Hutaimbaru-Sipiongot senilai Rp 61,8 miliar.
Sehingga total nilai proyek pembangunan Jalan Hutaimbaru-Sipiongot tersebut sebesar Rp 157,8 miliar
Proyek kedua berada di Satuan Kerja PJN Wilayah I Sumatera Utara, yakni meliputi preservasi Jalan Simpang Kota Pinang- Gunung Tua-Simpang Pal XI untuk anggaran 2023 senilai Rp 56,5 miliar, proyek serupa untuk 2024 senilai Rp 17,5 miliar, serta rehabilitasi dan penanganan longsoran di ruas jalan yang sama untuk 2025.
(Cw3/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALCekcok Biaya Anak Berujung Maut, Istri di OKI Tusuk Suami PNS hingga Tewas
Rozie Winata·38 menit yang lalu -
SUMSELBPBD Sumsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla Puluhan Hektare di OKI dan Muara Enim
Rozie Winata·48 menit yang lalu -
NEWS VIDEOHotel di Bali Berguguran, DPR Soroti Tiket Mahal hingga Infrastruktur
Fadli Tara·49 menit yang lalu -
KRIMINALBawa 480 Gram Sabu dari Medan ke Aceh, Penumpang Travel Ditangkap
Rozie Winata·57 menit yang lalu -
KRIMINALKasus Penganiayaan Tokoh Pers oleh Oknum Polisi Masih Berlanjut di Polres Padangsidimpuan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
ENTERTAIMENTKartika Ong Perjalanan Hidup Dibalut jadi Lirik Lagu, Aku Bukan Yang Hilang
Akbar·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANStrategi Pemko Medan Optimalkan PAD dan Infrastruktur dalam R-APBD Perubahan 2026
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
EKONOMIPemprov Sumut dan AS Jajaki Peluang Investasi Strategis untuk Dongkrak Perekonomian Daerah
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NASIONALDPD Dorong Menag Perkuat Toleransi dan Desak Penyelesaian Konflik Rumah Ibadah
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan