Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Masyarakat Minta Pasar Murah Jangan Cuma di Kantor DisperindagESDM, tapi di Pemukiman Warga

WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Masyarakat mengantre di pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (DisprindagESDM) Provinsi Sumatera Utara, di Jalan Putri Hijau No 6, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Jumat (8/8/2025). (Mhd Ilham Pradilla/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Dinas Perindustrian Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (DisprindagESDM) Provinsi Sumatera Utara menggelar pasar murah di kantor mereka di Jalan Putri Hijau No 6, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Jumat (8/8/2025) .

Meski dinilai positif, namun warga berharap kegiatan pasar murah juga digelar di desa dan gang atau pemukiman warga.

Baca Juga : Jelang HUT RI, Perindag Sumut Adakan Pasar Murah

Satu di antaranya disuarakan warga bernama Dedi. Dedi menilai bahwa pasar murah ini sangat berguna bagi masyarakat di tengah kondisi harga sembako yang kian meroket.

“Butuh kali kami pasar murah ini bang karena sekarang apa-apa (bahan sembako) mahal,” ujarnya.

Dedi berharap pasar murah ini juga dibuat di Desa ataupun Gang-gang sehingga tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. “Harusnya kalau jaga kestabilan ekonomi, ke depan  bisa dibuat pasar murah ini di gang-gang, maupun desa, atau langsung di pemukiman masyarakat, sehingga penyalurannya tepat sasaran,” ungkapnya.

Menurutnya banyak yang tidak mendapat informasi terkait adanya pasar murah yang pelaksanaannya digelar di kantor. 

“Tetangga saya nggak ada yang dapat informasi pasar murah ini bang, padahal kepingin kali dia beli, lumayan harganya murah,” ujarnya.

Tak hanya itu ia juga meminta agar pasar murah ini lebih sering digelar tidak cuma hari tertentu saja, apalagi saat harga bahan pokok meroket karena menurutnya ini bisa jadi alternatif untuk membantu masyarakat kecil.

“Makasih lah bang buat pasar murah gini, sekarangkan apa-apa mahal, harusnya buat setiap minggu, kalau bisa setiap hari saat harga pokok naik atau per bulan, jangan sekali-sekali saja,” ucapnya.

Baca Juga : Komisi VI Desak Kemendag Gerak Cepat Kendalikan Harga Sembako

Pantauan Nusantaraterkini.co, terlihat masyarakat berbondong bondong membeli sembako di Kantor DisperindagESDM Sumut. Msyarakat tampak antusias untuk membeli produk-produk pasar murah seperti beras, minyak goreng, gula, dan tepung.

Sekertaris DisperindagESDM Sumut, Yosi mengatakan, pasar murah ini dibuat karena tingginya kebutuhan bahan pokok jelang HUT Ke-80 Kemerdekaan RI.

“Tentu merespons dinamika yang ada di masyarakat berkaitan dengan harga yang cenderung meningkat kita berupaya memberikan solusi menjual bahan pokok dengan harga lebih murah dan terjangkau,” katanya kepada Nusantaraterkini.co.

Adapun harga kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah ini di bawah harga eceran tertinggi. 
Beras 5 kg dijual dengan harga Rp 59.000 (HET Rp 65.500), Minyak Goreng (minyak kita) 1 Liter dijual Rp 14.500 (HET Rp 17.500), kemudian gula dijual perkilo Rp 17.000 (HET Rp 18.000)

(cw3/nusantaraterkini.com)