Legislator Minta Anak Papua Diberi Kuota Khusus Pendidikan Pariwisata
Wakil Ketua Komisi VII DPR Chusnunia Chalim menegaskan komitmen kuat dalam mendorong penguatan sektor pariwisata melalui pembangunan sumber daya manus
nusantaraterkini.co, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VII DPR Chusnunia Chalim menegaskan komitmen kuat dalam mendorong penguatan sektor pariwisata melalui pembangunan sumber daya manusia lokal.
Ia menyampaikan sejumlah poin strategis, terutama terkait keberpihakan kepada generasi muda Papua Barat Daya dan Raja Ampat dalam pembangunan pariwisata nasional.
“Saya meminta kuota khusus bagi anak-anak Papua Barat Daya, khususnya Raja Ampat, untuk bisa mengenyam pendidikan di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) yang ada di seluruh Indonesia. Ini wajar, karena kita tempatkan Raja Ampat sebagai salah satu dari empat destinasi super prioritas nasional,” tegas Chusnunia, Senin (2/6/2025).
Ia menyoroti ketimpangan antara status Raja Ampat sebagai destinasi super prioritas dengan alokasi anggaran pembangunan yang masih tergolong rendah.
Karena itu, selain mendorong kuota pendidikan, Chusnunia juga mengusulkan pendirian Poltekpar baru di Papua Barat Daya sebagai solusi jangka panjang untuk memperkuat kapasitas pariwisata lokal.
“Sebelum ada Poltekpar di sini, warga lokal dikasih kuota khusus untuk menjadi mahasiswa Poltekpar agar nantinya dapat mengimplementasikan ilmunya di kampung halaman,” imbuh legislator dapil Lampung ini.
Lebih lanjut, Chusnunia menyuarakan keprihatinan terhadap aktivitas pertambangan nikel yang berdekatan dengan kawasan wisata Raja Ampat. Ia meminta pemerintah mengkaji ulang izin pertambangan, terutama jalur perlintasan tambang ke smelter, karena berpotensi merusak ekosistem laut dan terumbu karang yang menjadi daya tarik utama wisata bawah laut.
“Raja Ampat adalah surga wisata adventur, terutama diving dan snorkeling. Karena itu, kita perlu mendorong pelatihan dan alokasi anggaran untuk mencetak penyelam profesional dari warga lokal. Ini penting agar manfaat pariwisata benar-benar dirasakan masyarakat,” tutupnya.
(cw1/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
NEWSVideo WBP Diduga Pesta Sabu Viral, Lapas Tebingtinggi Dirazia: Tim Gabungan Temukan Sajam Hingga Handphone
hendra·2 jam yang lalu -
SUMSELMenko Pangan Tinjau Pembakaran Perdana PSEL Palembang, Sampah Keramasan Mulai Diolah Jadi Listrik
hendra·2 jam yang lalu -
-
NASIONALTrump dan Xi Redakan Ketegangan, Dunia Menatap Babak Baru Hubungan AS-Tiongkok
hendra·3 jam yang lalu -
NEWSSurat Advokat Jadi Objek Perkara Pidana, Hasrul Benny: Ini Kriminalisasi Produk Advokat
hendra·3 jam yang lalu -
KRIMINALPolisi Gagalkan Pengiriman 296 Cartridge Etomidate dari Malaysia ke Medan, Nilainya Rp888 Juta
hendra·4 jam yang lalu -
INTERNASIONALKlaster Mewah Lapas Cibinong Diusut, Menteri Imipas Siapkan Sanksi hingga Pencopotan
hendra·4 jam yang lalu -
KRIMINALBea Cukai Gagalkan Peredaran 2,3 Juta Batang Rokok Ilegal di Kutai Kartanegara
hendra·5 jam yang lalu -
NEWS287,2 Ton Jagung Berhasil Dikirim Polres Binjai ke Bulog Medan Sejak Program Ketahanan Pangan Polri Diluncurkan
hendra·6 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan