Kompolnas Jawab Teka-Teki Kematian Winda Lorenza Gowasa
Kompolnas menjelaskan waktu penguburan dan penyebab kematian Winda Lorenza Gowasa setelah keluarga mempertanyakan kronologi kasus tersebut
Nusantaraterkini.co, MEDAN-Bukan hanya soal penyebab kematian Winda Lorenza Gowasa yang diklarifikasi Kompolnas. Keraguan keluarga soal waktu kematian Winda juga ikut dijawab.
Secara garis besar, kepolisian mengumumkan Winda meninggal dunia pada Minggu, 2 Agustus 2026 di dalam kamar mandi rumah mantan suaminya di Komplek Bumi Asri Medan. Namun, kronologi dan waktu pastinya dianggap janggal oleh pihak keluarga.
Keluarga pun mengutarakan kejanggalan tersebut saat podcast di YouTube Denny Sumargo. Dengan menampilkan wawancara penggali kubur, keluarga curiga kuburan Winda sudah digali sebelum ada kabar kematian.
Komisioner Kompolnas Choirul Anam mengatakan, pernyataan tersebut menjadi bahan investigasi. Pihaknya menelusuri tudingan itu dengan membandingkan berbagai aktivitas pada hari tersebut, baik yang terekam secara digital maupun yang diceritakan dua anak mendiang.
"Sehingga kalau mendengarkan yang muncul di publik Sabtu atau hari Minggu pagi atau apa pun itu, kalau mendengarkan lebih jelas di detik terakhir di satu podcast, enggak yakin hari Minggu dia sebutkan hari Senin," ujar Anam, Rabu (23/9/2026).
Kompolnas bahkan menelusuri sampai pukul berapa orang yang menghubungi penggali kubur pada hari tersebut. Hal itu dilakukan untuk mencocokkan keterangan saksi dengan rangkaian aktivitas sebelum hingga setelah Winda meninggal.
"Pertanyaan itu juga menjadi pertanyaan kami. Oleh karenanya kami bandingkan dengan berbagai aktivitas yang ada di hari tersebut. Pagi ngapain, sore ngapain dan apa buktinya, termasuk kelarnya autopsi dan sebagainya. Dan itu make sense logiknya. Oleh karena itu kami meyakini penguburan Senin dini hari," tegas Anam.
Soal penyebab kematian, Kompolnas menyatakan tidak ada tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan lain pada tubuh Winda Lorenza Gowasa. Mantan istri seorang anggota Polsek Medan Sunggal itu tewas akibat luka tembak pada bagian kepala.
(Ton/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
-
EKONOMITiga Perusahaan Otomotif Mengakui Dugaan Diskriminasi KPPU
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
KESEHATANKampanye Germas Ceria, Kahiyang Ajak Siswa Hidup Sehat
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
KRIMINALPolda Sumsel Tangkap Tersangka Pembobol Rumah Guru Agama
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
-
KOTA MEDANPemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Sumatera
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
SUMUTPemprov Sumut Kebut Pembangunan Infrastruktur dan Realisasi APBD 2026
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
KESEHATANRico Waas Tegaskan Pembangunan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
KRIMINALKasus Penganiayaan Tokoh Pers di Sidimpuan: Polisi Reka 30 Adegan
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan