Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Komisi X Apresiasi Penurunan Angka Putus Sekolah, Pemerintah Diminta Tak Cepat Puas

Komisi X DPR apresiasi penurunan angka putus sekolah, namun pemerintah diminta terus perkuat akses pendidikan.

Anggota Komisi X DPR Muhammad Hilman Mufidi mengapresiasi capaian pemerintah dalam menurunkan angka putus sekolah pada seluruh jenjang pendidikan dalam lima tahun terakhir, Jumat (8/5/2026).(foto: istimewa)
Anggota Komisi X DPR Muhammad Hilman Mufidi mengapresiasi capaian pemerintah dalam menurunkan angka putus sekolah pada seluruh jenjang pendidikan dalam lima tahun terakhir, Jumat (8/5/2026).(foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.coJAKARTA—Anggota mengapresiasi capaian pemerintah dalam menurunkan angka pada seluruh jenjang dalam lima tahun terakhir.

Berdasarkan data tahun ajaran 2020/2021 hingga 2024/2025, angka putus tercatat mengalami penurunan pada semua jenjang pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah. Penurunan paling signifikan terjadi pada jenjang SMA dan SMK.

Pada tahun ajaran 2024/2025, jumlah total angka putus sekolah tercatat sekitar 66.866 . Angka tersebut turun sekitar 20,1 persen dibandingkan tahun ajaran 2020/2021 yang mencapai 83.724 siswa.

Hilman menilai capaian tersebut menunjukkan adanya upaya serius pemerintah dalam memperluas sekaligus menjaga keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak .

“Penurunan angka " class="article-tag-link" rel="tag">putus sekolah tentu patut diapresiasi. Ini menunjukkan adanya kerja keras pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan ,” ujar legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Timur II itu, Jumat (8/5/2026).

Meski demikian, Hilman mengingatkan pemerintah agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, angka " class="article-tag-link" rel="tag">putus sekolah yang masih mencapai puluhan ribu menjadi tantangan besar yang harus terus diatasi secara serius dan berkelanjutan.

“Pemerintah tidak boleh berpuas diri karena angka putus sekolah masih sangat tinggi. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah harus terus bekerja keras untuk menurunkan angka tersebut,” tegasnya.

Hilman menekankan bahwa setiap anak Indonesia berhak memperoleh layanan pendidikan yang layak dan berkelanjutan. Karena itu, berbagai faktor penyebab putus sekolah, mulai dari persoalan ekonomi, akses pendidikan, hingga faktor sosial harus ditangani secara komprehensif.

“Jumlah siswa putus sekolah harus dicegah agar anak-anak Indonesia mendapatkan pelayanan pendidikan dengan baik. Dengan begitu, kualitas sumber daya manusia Indonesia juga akan semakin meningkat,” katanya.

Ia menambahkan, Komisi X DPR RI akan terus mendorong penguatan kebijakan pendidikan yang berpihak pada pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan nasional. 

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru