Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Kian Rusak Gegara Truk Galian C Melebihi Tonase, Jalan Utama di Kecamatan Selesai Diblokir Warga

Warga yang bertempat tinggal di Lingkungan I-II, Kelurahan Pekan Selesai, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, memblokir jalan.

Warga membakar ban agar truk galian C melebihi tonase tak melintas. Dampaknya jalan di Kelurahan Pekan Selesai, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, rusak parah, Senin (29/7/2024).
Warga membakar ban agar truk galian C melebihi tonase tak melintas. Dampaknya jalan di Kelurahan Pekan Selesai, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, rusak parah, Senin (29/7/2024).
A A

Nusantaraterkini.co, LANGKAT - Warga yang bertempat tinggal di Lingkungan I-II, Kelurahan Pekan Selesai, , , , memblokir hingga melumpuhkan Jalan Arah Tunggal diwilayah tersebut.

Pasalnya kondisi jalan kian hancur atau parah akibat minimnya perhatian dari pemerintah setempat.

Apalagi bermuatan batu dan pasir dari pantai diduga ilegal yang bertonase besar kerap melintas di jalan tersebut.

Padahal, jalan tersebut merupakan akses utama. 

Masyarakat membariskan ban bekas di tengah badan jalan. Setelah dibariskan, ban tersebut kemudian dibakar. 

"Masyarakat di sini sudah muak dengan kondisi jalan yang parah ini. Dari tahun ke tahun, tidak ada perhatian dari tingkat kecamatan maupun kabupaten," ujar Damik masyarakat sekitar, Senin (29/7/2024). 

Lanjut Damik, akses jalan yang rusak ini juga melewati kantor pemerintahan di . Mulai dari kantor kecamatan, koramil hingga polsek.

"Kami melakukan aksi pemblokiran jalan massal agar ada perhatian khusus dan tanggapan serius dari pemerintah kecamatan dan kabupaten. Apabila tidak, kami akan melakukan ( jalan) setiap hari," ujar Damik. 

Status jalan yang rusak ini tercatat milik Pemkab Langkat. 

"Ada dilakukan perbaikan tapi tempel-tempel saja tahun 2015-2016," ujar Damik. 

Sementara itu Camat Selesai, Yanes Pramanta Sitepu sudah mengetahui adanya aksi demo massa bakar ban menutup akses jalan utama tersebut. Dia pun mendukung, sikap masyarakat yang memblokir jalan tersebut.

"Jalan sudah lama tidak diperbaiki, status jalan kabupaten," ujar Yanes. 

Dia sudah memerintahkan Lurah Pekan Selesai untuk meredam aksi massa. 

"Saga ada kegiatan di Stabat, ini mau ke lokasi. Pak lurah sudah saya arahkan ke sana," ujar Yanes. 

Dia menambahkan, bermuatan dari pantai yang menyebabkan jalan tersebut rusak parah. 

"Angkutan galian C melebihi tonase tidak sesuai dengan kualitas jalan. Ya bagus ada aksi dari masyarakat, peduli dengan jalan karena banyak abu juga. Investor kurang peduli, dampaknya (galian C) ke masyarakat kita," tukasnya. (rsy/nusantaraterkini.co) 

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru