Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Kominfo Sumut Minta Daerah Mutakhirkan Data Blankspot

Kominfo Sumut meminta kabupaten dan kota memperbarui data blankspot agar pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan internet lebih tepat sasaran.

Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Blankspot Kabupaten/Kota se-Sumut di Aula Transparansi Kantor Diskominfo Sumut, Medan, Selasa (29/9/2026).(foto: diskominfo sumut)
Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Blankspot Kabupaten/Kota se-Sumut di Aula Transparansi Kantor Diskominfo Sumut, Medan, Selasa (29/9/2026).(foto: diskominfo sumut)
A A

Nusantaraterkini.co, ​MEDAN — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) meminta pemerintah kabupaten dan kota se-Sumut segera memperbarui serta memastikan akurasi data wilayah belum terjangkau sinyal (blankspot). Langkah pemutakhiran data ini dinilai krusial agar pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi dan internet dapat tepat sasaran sesuai kebutuhan riil masyarakat di daerah.

​Kepala Dinas , Erwin Hotmansah Harahap, menekankan pentingnya validitas data spasial dalam perencanaan pembangunan digital daerah. Kesenjangan data di lapangan kerap kali menjadi kendala dalam pemerataan akses komunikasi, sehingga perlu ada perbaikan pendataan secara menyeluruh dan terintegrasi.

​“Masih ada wilayah yang sebenarnya sudah terjangkau sinyal, tetapi tercatat sebagai blankspot. Sebaliknya, wilayah yang benar-benar terisolasi justru luput dari usulan pembangunan. Itu sebabnya kami butuh data yang akurat,” kata Erwin dalam Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Blankspot Kabupaten/Kota se-Sumut di Aula Transparansi Kantor Diskominfo Sumut, Medan, Selasa (29/9/2026).

​Erwin menjelaskan, keterbatasan akses komunikasi dan internet di beberapa titik wilayah Sumut berpotensi menghambat masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik dasar. Selain itu, kondisi tersebut juga berisiko memperlambat percepatan transformasi digital yang sedang gencar didorong oleh pemerintah daerah.

​“Data spasial yang akurat dan real-time ini menjadi dasar pengusulan pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan internet. Pemutakhiran data ini juga untuk percepatan transformasi digital di Sumut, juga untuk koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota,” ujar Erwin.

​Dalam proses identifikasi, Erwin memaparkan, area blankspot dikategorikan menjadi dua jenis, yakni blankspot penuh dan blankspot parsial. Blankspot penuh merupakan kawasan permukiman maupun fasilitas publik yang sama sekali tidak menangkap sinyal seluler. Sementara itu, blankspot parsial merujuk pada wilayah yang sudah memiliki jaringan sinyal namun kondisinya tidak stabil atau sebatas layanan suara dan SMS.

​Untuk memastikan keabsahan data, Diskominfo Sumut menginstruksikan setiap pemerintah kabupaten/kota menunjuk tim teknis khusus yang bertanggung jawab menginput data ke dalam platform Blankspot Sumut. Data yang dimasukkan wajib melampirkan dokumentasi valid agar mudah diverifikasi sebelum diusulkan ke tingkat pembangunan.

​“Pemerintah Provinsi akan terus memantau progres pengisian data melalui dashboard SIGAP secara real-time,” tegas Erwin.

(Emn/Nusantaraterkini.co)

​

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru