Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Ketahanan Pangan Melimpah, Stok Beras di Gudang Bulog Sumsel Aman hingga 10 Bulan ke Depan

Stok beras di gudang Bulog Sumsel disebut aman hingga 10 bulan. Pemprov Sumsel segera menggelar operasi pasar beras medium seharga Rp12.500 per kg.

Bagikan:
Stok beras di Gudang Bulog Sukarami, Palembang. (foto: istimewa)
Stok beras di Gudang Bulog Sukarami, Palembang. (foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, - Pemerintah Provinsi (Pemprov ) menjamin pasokan beras dalam kondisi sangat aman dan melimpah hingga 10 bulan ke depan.

Gubernur Sumsel, menyampaikan jika cadangan beras yang tersimpan di gudang saat ini sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sumsel dalam jangka panjang. 

"Tidak usah khawatir. Yang naik di lapangan itu , sementara tidak terjadi lonjakan," ujar Deru, Minggu (30/8/2026).

Kenaikan yang terjadi di lapangan saat ini lebih banyak terjadi pada beras jenis premium, sedangkan harga beras medium dinilai tidak mengalami lonjakan yang perlu dikhawatirkan.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying dan membeli beras sesuai kebutuhan konsumsi harian.

“Jadi, jangan sampai ada panic buying. Stok kita banyak,” tegansya.

Deru menyebut jika jumlah persediaan di gudang penyimpanan menjadi jaminan utama ketahanan daerah.

"Untuk 10 bulan ke depan, yang ada di gudang saja cukup untuk memasok beras di Provinsi ," imbuhnya.

Meski persediaan melimpah, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tetap merespons kondisi harga di lapangan secara cepat melalui langkah konkret.

Deru meminta agar beras medium segera dilaksanakan tanpa harus menunggu bergantinya bulan.

"Saya minta segera adakan . Terlalu lama kalau menunggu bulan depan. Selama bisa dalam Agustus, Agustus saja," tuturnya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menjadwalkan operasi pasar mulai dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan dan diteruskan pada September mendatang.

Hal itu agar masyarakat memperoleh beras dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran. Dalam operasi pasar tersebut, medium ditetapkan maksimal Rp12.500 per kilogram.

"Kita akan laksanakan operasi pasar untuk beras medium dalam dua-tiga hari ini, kemudian September juga diteruskan sampai masyarakat merasa nyaman," terangnya.

Guna memperluas jangkauan intervensi, dirinya juga akan meminta para bupati dan wali kota mengambil langkah serupa di wilayah masing-masing, dengan menggandeng TNI dan Polri dalam pelaksanaannya.

Pihaknya menjamin jika ketersediaan beras bagi warga tidak akan berkurang, karena saat ini diguang sangat berlimpah.

"Jangan takut, jangan bingung, jangan panik. Nyaman-nyaman saja beli sesuai dengan konsumsi. Kita jamin beras itu tidak akan berkurang," ucap dia.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat ikut serta mengawasi pergerakan harga beras di lapangan dan melaporkan kepada lurah, camat, maupun aparat terkait jika menemukan penjualan beras yang tidak sesuai ketentuan harga operasi pasar.

"Kalau ditemukan di lapangan dijual di atas Rp12.500, laporkan. Bisa ke lurah, camat, atau aparat. Artinya, kalau ada yang memainkan harga, harus kita tindak," pungkasnya. 

(Tia/Nusantataterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru