Kemenkes: Indonesia Sehat di Masa Depan Diwujudkan dengan Transformasi Kesehatan
Bagaimana caranya menjaga agar Indonesia tetap sehat? Dengan menjalankan 6 pilar transformasi kesehatan
Kemenkes: Indonesia Sehat di Masa Depan Diwujudkan dengan Transformasi Kesehatan
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan upaya mewujudkan Indonesia sehat dan Indonesia emas pada masa depan dilakukan dengan menjalankan transformasi kesehatan.
“Bagaimana caranya menjaga agar Indonesia tetap sehat? Dengan menjalankan 6 pilar transformasi kesehatan,” ucapnya dilansir dari laman Kemenkes, Sabtu (2/3/2024).
Dia memaparkan, 6 pilar transformasi kesehatan yang sedang dijalankan tersebut, yakni pilar pertama adalah transformasi layanan primer yang fokus pada promotif preventif dan bukan kuratif. Pilar kedua, transformasi layanan sekunder yang fokus pada penyediaan layanan kesehatan yang mudah diakses oleh masyarakat.
Pilar ketiga transformasi sistem ketahanan kesehatan yang fokus pada kemandirian obat dalam negeri dan penyediaan tenaga cadangan kesehatan seperti yang dilakukan saat pandemi Covid-19 lalu. Pilar keempat, yakni transformasi sistem pembiayaan kesehatan.
Pilar kelima, transformasi SDM kesehatan yang berkualitas dan penyebarannya merata. Pilar keenam adalah transformasi teknologi kesehatan yang fokus pada informasi teknologi dan bioteknologi.
“Dari enam pilar ini, yang paling di hati saya adalah pilar nomor satu karena itu yang penting, yaitu menjaga orang tetap sehat,” ujarnya.
Selain itu Budi juga menyarankan masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan melakukan aktivitas fisik seperti olahraga minimal 30 menit sehari serta menjaga pola makan. Jika hal tersebut sudah dilakukan, ia menyarankan agar masyarakat melakukan skrining kesehatan di posyandu atau puskesmas terdekat.
Budi menyebutkan ada 4 poin yang wajib diperiksa agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit. Dia menjelaskan, tiga poin berkaitan dengan darah dan satu poin berkaitan dengan lingkar perut.
“Cara dan tindakannya sangat mudah, periksa ke puskesmas untuk ukur tekanan darah, gula darah dan lemak darah agar tidak terkena diabetes, serangan jantung dan lain sebagainya, lakukan satu bulan sekali, gratis!," pungkasnya.
(zie/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWS VIDEOMartin Hutabarat: Perubahan UUD Penting Dipahami untuk Menentukan Arah Bernegara
Fadli Tara·4 jam yang lalu -
-
KRIMINALViral Video Dugaan Bullying Siswi SMPN 12 Pematangsiantar, Polisi Langsung Turun Tangan
hendra·5 jam yang lalu -
BADMINTONDua Ganda Putra Indonesia Tembus Semifinal Asian Games 2026, Leo/Daniel Tantang Pasangan Nomor 1 Dunia
hendra·6 jam yang lalu -
INTERNASIONALTrump Tolak Proposal Iran, Teheran Masih Tunggu Jawaban Resmi soal Pembukaan Selat Hormuz
hendra·6 jam yang lalu -
-
EKONOMIKemiskinan Argentina Naik Jadi 32,3 Persen, Harga Kebutuhan Pokok Melonjak
hendra·6 jam yang lalu -
PERISTIWAMarkas OPM Egianus Kogoya di Nduga Diserang dari Udara? Ini Kata TNI
hendra·7 jam yang lalu -
SUMSELHerman Deru Beberkan Strategi Program Sultan Muda Tekan Angka Pengangguran di Sumsel
hendra·8 jam yang lalu -
INTERNASIONALSurvei Ungkap 52 Persen Warga Filipina Merasa Tak Berdaya Hadapi Korupsi
Rozie Winata·8 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan