Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Kejagung Tarik Kajari Karo, DPR Apresiasi Langkah Tegakkan Profesionalitas

Kejagung tarik Kajari Karo, DPR apresiasi langkah tegas demi jaga profesionalitas dan kepercayaan publik.

Rano Alfath disela-sela Pimpin Kunker Komisi III DPR (foto:istimewa)
Rano Alfath disela-sela Pimpin Kunker Komisi III DPR (foto:istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Wakil Ketua Mohamad Rano Alfath mendukung langkah Kejaksaan Agung () yang menarik Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo beserta jajaran jaksa terkait penangantan kasus videografer .Rano menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk nyata komitmen Kejagung dalam menjaga profesionalitas dan akuntabilitas . 

Ia menegaskan, sebelumnya Komisi III telah memberikan sejumlah rekomendasi yang harus segera ditindaklanjuti.

“Komisi III DPR RI sebelumnya telah menyampaikan sejumlah rekomendasi yang harus ditindaklanjuti secara serius, antara lain meminta Muda Bidang Pengawasan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penanganan perkara, mengusut dugaan intimidasi terhadap Saudara Amsal Christy Sitepu, serta mendalami dugaan pelanggaran prosedur,” ujar Rano, Senin (6/4/2026).

Ia juga menyoroti adanya dugaan tidak dilaksanakannya penetapan majelis hakim serta upaya pembentukan opini yang dinilai tidak tepat terkait posisi DPR RI dalam perkara tersebut. Selain itu, Komisi III DPR RI turut mendorong Komisi untuk melakukan eksaminasi sebagai bagian dari institusi secara menyeluruh.

Rano mengapresiasi respons cepat dalam menindaklanjuti rekomendasi tersebut. Menurutnya, langkah ini penting guna menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum.

“Kami memberikan apresiasi atas langkah progresif Kejaksaan Agung yang telah mendengarkan dan menindaklanjuti rekomendasi Komisi III. Ini penting sebagai wujud hadirnya negara dalam menjamin keadilan,” katanya.

Legislator dari daerah pemilihan Banten itu juga berharap penegakan disiplin internal dilakukan secara tegas. Ia menekankan pentingnya tindakan keras apabila ditemukan pelanggaran.

“Kita berharap ini menjadi bentuk ketegasan Kejaksaan Agung. harus berani mengambil langkah lebih jauh, termasuk melakukan pemecatan maupun proses pidana terhadap jaksa yang terbukti bersalah,” ujarnya.

Rano menambahkan, langkah tegas tersebut merupakan bagian dari upaya bersih-bersih institusi Kejaksaan sesuai dengan komitmen yang telah disampaikan kepada publik. 

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru