Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Kajian BRIDA-USU Ungkap Kemiskinan Pemicu Utama Kriminalitas di Medan, Pemko Siapkan Penanganan Terpadu

Kajian BRIDA-USU mengungkap kemiskinan jadi pemicu utama kriminalitas di Medan. Pemko siapkan penanganan terpadu berbasis data.

Bagikan:
Penelitian terbaru Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Medan bersama FISIP Universitas Sumatera Utara (USU) membeberkan peta kerentanan sosial di lima kecamatan Kota Medan, Rabu (29/7/2026).(foto: istimewa)
Penelitian terbaru Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Medan bersama FISIP Universitas Sumatera Utara (USU) membeberkan peta kerentanan sosial di lima kecamatan Kota Medan, Rabu (29/7/2026).(foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, - terbaru Badan Riset dan Inovasi Daerah () Kota Medan bersama FISIP Universitas () membeberkan peta kerentanan sosial di lima kecamatan Kota Medan. Hasil kajian ilmiah mengonfirmasi bahwa merupakan faktor prediktor utama yang berpengaruh signifikan secara langsung terhadap angka .

Kajian BRIDA Medan bersama dilakukan di Medan Helvetia, Medan Sunggal, Medan Tembung, Medan Johor, dan Medan Area. Kajian disusun tim ahli yang diketuai Dr Fernanda Putra Adela SSos MA dengan anggota Dr Arief Marizki Purba SE SSos MSi dan Eka Prahadian Abdurahman SIKom MKM ICAP I

​"Medan Johor mencatatkan kerentanan tertinggi dengan 57,5 persen responden berada pada segmen risiko tinggi. jenis sabu-sabu paling dominan diketahui warga, dengan pengaruh teman sebaya sebagai pendorong utama," papar tim peneliti dalam seminar di Aula FISIP USU, Rabu (29/7/2026).

Atas temuan tersebut, tim peneliti merekomendasikan penanganan masalah sosial secara terpadu melalui penguatan , dukungan ekonomi masyarakat, ketahanan komunitas, dan sinergi lintas sektor. 

Dalam sambutan yang dibacakan Adlan, Wali Kota Medan mengatakan narkoba, kriminalitas, kesehatan sosial, dan kemiskinan saling berkaitan sehingga perlu ditangani secara menyeluruh melalui pendekatan berbasis data dan lintas sektor. 

“Kalau kita hanya menyelesaikan satu bagian saja tanpa memperkuat bagian yang lain, hasilnya tidak akan maksimal,” ujarnya.

Menurut Rico Waas, menjadi bagian penting dari strategi pencegahan kejahatan. “Menciptakan tidak cukup hanya dengan penindakan, tetapi juga dengan membuka kesempatan ekonomi, meningkatkan kualitas hidup, dan memastikan masyarakat memiliki harapan untuk masa depan,” katanya, seraya menyebut tingkat kemiskinan Kota Medan pada 2025 sebesar 7,25 persen.

Ia juga menekankan perlindungan generasi muda dari harus diperkuat mulai dari keluarga, sekolah, lingkungan masyarakat, rumah ibadah hingga ruang publik. 

" siap bersinergi dengan BNN, kepolisian, dunia pendidikan, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat pencegahan," pungkasnya.

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait