Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Jelang Nataru Warga Samosir Berebut Beras Murah

Ratusan warga Samosir jelang Natal dan Tahun menyerbu beras murah dan antri panjang

Bagikan:
Ist/tangkapan layar
Ist/tangkapan layar
A A

Nusantaraterkini.co, -Ratusan warga Samosir rela antre panjang demi mendapatkan menjelang hari Raya dan 2025.

Pasar murah tersebut berlangsung di Terminal Onan Baru, Kecamatan Pangururan, Kabupaten (3/12/2024).

Gerakan pangan murah yang di serbu warga Samosir dilaksanakan kedua kali nya dalam rangka Hari Besar Keagaman Nasional (HBKN), Gerakan pangan murah ini juga sudah termasuk ke enam kalinya dalam satu tahun ini dalam menyambut acara besar.

Gerakan pangan murah ini hasil kolaborasi pemerintah Kabupaten Samosir dengan Bank Indonesia Cabang Sibolga.

Tujuan dilaksanakannya gerakan pangan murah untuk menjaga stabilitas pangan dan membantu meringankan masyarakat dengan memberikan harga pangan yang terjangkau dan murah dalam menyambut dan .

Bahan pangan yang dimurahkan seperti Beras 57.000/5kg, Gula 16.500/1 kg, Minyak Goreng 16.000/L, Tomat 12.000/kg, Bawang Merah 25.000/kg.

Antusias masyarakat dan tingginya kebutuhan rumah tangga menimbulkan beras dan pangan lainya di serbu dan habis dibeli masyarakat, padahal masih ada beberapa warga tidak kedapatan beras.

Salah satu warga Samosir bernama boru Nainggolan mengatakan bahwa gerakan pangan murah yang dilaksanakan sangat meringankan dan membantu masyarakat menjelang Natal dan Taun Baru.

"Gerakan pangan murah ini membuat kami sangat senang lah, membantu meringankan harga beras dan harga pangan lainya. apalagi harga beras biasanya kami beli per kaleng lumayan mahal, kali ini membeli beras satu karung dengan berat 5 kg meringan kan dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga",ucapnya.

Nainggolan berharap agar nantinya setiap bulan diadakan harga pangan murah di Samosir.

"Kiranya ke depannya harga pangan murah diadakan setiap bulan karna sangat membantu masyarakat Samosir, harganya lumayan jauh dari pasarannya yang biasanya beras harga 70.000 an ukuran 5/kg lalu kini dibandrol harga 57.000/5 kg", tutupnya.

(cw8/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru