Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Ironi Ramadan: Tiga Kepala Daerah Diciduk KPK dalam OTT

OTT Komisi Pemberantasan Korupsi saat Ramadan 2026 menjerat tiga bupati: Fadia A Rafiq, Muhammad Fikri Thobari, dan Syamsul Aulia Rahman.

Pengamat media sosial Darmansyah disela-sela Diskusi (foto:istimewa)
Pengamat media sosial Darmansyah disela-sela Diskusi (foto:istimewa)
A A

Nusantaraterkini.coJAKARTA — Bulan Ramadan yang seharusnya menjadi momentum penguatan integritas dan pengendalian diri justru kembali diwarnai kasus korupsi di tingkat kepala daerah. Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi () sepanjang menjerat tiga bupati dari daerah berbeda.

Ketiganya adalah Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq, Bupati Rejang Lebong , dan yang terbaru Bupati Cilacap .

Penangkapan para kepala daerah tersebut dinilai menjadi ironi tersendiri, mengingat Ramadan merupakan bulan yang identik dengan pengendalian diri, termasuk dari godaan materi dan kekuasaan.

Pengamat media sosial Darmansyah menilai, rangkaian OTT tersebut memperlihatkan bahwa korupsi masih menjadi persoalan serius dalam praktik politik lokal. Bahkan, momentum keagamaan tidak selalu mampu menahan godaan penyalahgunaan jabatan.

"Fenomena ini juga memperlihatkan bahwa simbol-simbol religius dalam politik tidak otomatis menjamin integritas para pejabat publik," katanya, Senin (16/3/2026).

Dalam peta dukungan politik, sejumlah partai yang dikenal membawa identitas keagamaan juga tercatat berada di barisan pendukung para kepala daerah tersebut, di antaranya Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Kebangkitan Bangsa.

Darmansyah menegaskan, publik perlu melihat persoalan ini secara jernih. Politik, kata dia, tidak serta-merta menjadi bersih hanya karena dibungkus dengan simbol atau narasi agama.

“Ketika integritas rapuh, jabatan bisa berubah menjadi ladang penyalahgunaan kekuasaan, bahkan di bulan yang seharusnya menjadi ruang refleksi moral,” ujarnya. 

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait