Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Indonesia Mencekam, Presiden Prabowo Batalkan Kunker ke Tiongkok

Bapak Presiden Prabowo Subianto dengan kerendahan hati dan dengan memohon maaf kepada pemerintah Tiongkok, beliau memutuskan untuk belum dapat

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. (Foto: Screenshot YouTube Setneg RI)
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. (Foto: Screenshot YouTube Setneg RI)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membatalkan hadir ke Tiongkong, memenuhi undangan dari Pemerintah Negara Tirai Bambu itu di awal September 2025.

Keputusan ini diambilnya dengan sejumlah pertimbangan matang terkait dinamika yang terjadi di Tanah Air.

"Oleh karena itu Bapak Presiden Prabowo Subianto dengan kerendahan hati dan dengan memohon maaf kepada pemerintah Tiongkok, beliau memutuskan untuk belum dapat menghadiri undangan dari pemerintah Tiongkok," ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi pada keterangannya di video Setneg, Sabtu (30/8/2025).

Baca Juga : Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri dan Panglima TNI Tindak Tegas Aksi Anarkisme

Baca Juga : Gedung DPRD Sumut Dilempar Bom Molotop, Polisi Amankan Sejumlah Pelajar

Kata Prasetyo, Kepala Negara ingin memantau secara langsung dinamika yang terjadi di dalam negeri.

"Tentu saja karena dinamika di dalam negeri, Bapak Presiden ingin terus memantau secara langsung. Beliau juga ingin terus memonitor secara langsung," ujar Prasetyo.

Juru Bicara Prabowo ini juga menyebut Kepala Negara ingin memimpin dan mencari solusi terbaik untuk bangsa Indonesia.

"Kemudian juga beliau ingin memimpin secara langsung dan mencari penyelesaian-penyelesaian yang terbaik," ungkapnya.

Menurut Prasetyo, Prabowo sebagai Presiden RI mendapat sejumlah undangan dari berbagai pihak.

Baca Juga : Demo di NTB Bergejolak, Massa Aksi Rusak Markas Polda hingga Bakar Gedung DPRD

Prabowo diundang juga diundang untuk menghadiri sidang tahunan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) pada bulan September. 

"Pada bulan September ada beberapa undangan dari beberapa pihak yang mengundang Presiden Prabowo Subianto, yang salah satunya adalah undangan untuk beliau menghadiri sidang tahunan PBB di New York," ucapnya.

Hal ini juga menjadi salah satu pertimbangan lain bagi Kepala Negara.

"Yang ini membuat salah satu pertimbangan bagi beliau di dalam memutuskan hadir atau tidaknya beliau memenuhi undangan dari Pemerintah Tiongkok," ujar Prasetyo.

(fer/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru