Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

IHSG Dibuka Menguat 35,25 Poin ke Level 7,380,45 di Perdagangan Rabu (23/7/2025) Pagi Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 35,25 poin atau 0,51% ke 7,380,45. Sebanyak 245 saham naik, 73 saham turun dan 236 saham stagnan.

Bagikan:
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 35,25 poin atau 0,51% ke 7,380,45. Sebanyak 245 saham naik, 73 saham turun dan 236 saham stagnan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 35,25 poin atau 0,51% ke 7,380,45. Sebanyak 245 saham naik, 73 saham turun dan 236 saham stagnan.
A A

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada awal perdagangan Rabu (23/7/2025) Indeks Harga Saham Gabungan () dibuka menguat 35,25 poin atau 0,51% ke 7,380,45.

Sebanyak 245 saham naik, 73 saham turun dan 236 saham stagnan.

Sepuluh indeks sektoral menguat, menopang kenaikan . Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor barang baku yang naik 0,96%, sektor transportasi naik 0,82% dan sektor infrastruktur yang naik 0,70%.

Sedangkan satu indeks sektoral yakni sektor kesehatan tergelincir ke zona merah dengan pelemahan 0,06%.

Total volume perdagangan saham di bursa pagi ini mencapai 786,35 juta saham dengan total nilai Rp 887,58 miliar.

Top gainers LQ45 pagi ini adalah:

1. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) (4,70%)

2. PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) (4,61%)

3. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) (3,31%)

Top losers LQ45 pagi ini adalah:

1. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) (-0,79%)

2.  PT Map Aktf Adiperkasa Tbk (MAPA) (-0,79%)

3. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) (-0,78%)

Analis Pasar: IHSG Masih Rawan Terkoreksi akan Dibayangi Aksi Profit Taking

Pada akhir perdagangan Selasa (22/7/2025) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,72% atau 53,45 poin ke level 7.344,73. Koreksi IHSG diperkirakan akan berlanjut pada perdagangan Rabu (23/7).

Menanggapi hal tersebut, Direktur PT Kanaka Hita Solvera Daniel Agustinus mengatakan, IHSG cenderung mengalami pelemahan dan profit taking.

“Investor masih cenderung menunggu hasil laporan keuangan kuartal II yang diperkirakan akan mulai keluar pekan ini,” ujarnya.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana bilang, pergerakan IHSG ditutup terkoreksi dan dibebani oleh indeks IDX Basic Materials. Pergerakan IHSG ini sejalan dengan pergerakan mayoritas bursa global dan Asia. 

Di sisi lain, diperkirakan terjadi aksi profit taking, yang mana hal ini cukup wajar mengingat IHSG sudah rally naik selama 11 hari.

Daniel melihat, IHSG diperkirakan akan kembali melanjutkan pelemahan ke level 7.220-7.310 pada perdagangan Rabu (23/7). 

"Sentimen pergerakannya hari ini masih relatif sama dengan hari ini, belum ada data perekonomian terbaru," paparnya.

Investor disarankan Daniel bisa mencermati saham ADRO dengan target harga Rp 2.100 per saham, ADMR Rp 1.200 per saham, dan UNVR Rp 1.700 per saham.

Sementara, Herditya memperkirakan IHSG masih rawan bergerak terkoreksi dengan area support 7.311 dan resistance 7.401. 

"Kami perkirakan, IHSG masih akan dibayangi aksi profit taking," ungkapnya. 

Herditya menyarankan investor untuk mencermati saham AMRT dengan target harga Rp 2.290 - Rp 2.430 per saham, PGEO Rp 1.740 - Rp 1.850 per saham, dan ADRO Rp 2.080 - Rp 2.160 per saham.

(wiwin/nusantaraterkini.co)

Tags: #IHSG
Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait