Hendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
Muhammad Iksan, warga Lhokseumawe, hilang kontak di Arab Saudi sejak 10 September saat hendak dipulangkan. Keluarga minta pemerintah mencari.
Nusantaraterkini.co, BANDA ACEH – Kabar Muhammad Iksan (25), warga Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Aceh, yang berada di Arab Saudi hingga kini belum diketahui. Pria yang sebelumnya bekerja sebagai barista di Kota Tabuk itu dilaporkan hilang kontak sejak dibawa ke kantor imigrasi setempat untuk proses kepulangan ke Indonesia.
Informasi mengenai hilangnya kontak Iksan disampaikan anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman Haji Uma, setelah menerima laporan dari keluarga pada Senin (21/9/2026).
Haji Uma mengatakan, Iksan sebelumnya telah menyelesaikan masa kerjanya sebagai barista di Tabuk dan hendak dipulangkan ke Indonesia.
“Kita menerima laporan resmi dari keluarga di Muara Satu, Lhokseumawe. Adik kita Muhammad Iksan sudah selesai kontrak sebagai barista di Tabuk dan mau dipulangkan, tapi saat diantar ke Jawazat ternyata Iqamahnya (izinnya) mati tiga bulan dan setelah itu HP disita dan hilang kontak sejak 10 September,” kata Haji Uma.
Dibawa ke Kantor Imigrasi untuk Urus Kepulangan
Berdasarkan laporan keluarga, Iksan bekerja sebagai barista di Kota Tabuk sejak 16 Oktober 2024 hingga kontraknya berakhir pada 10 Mei 2026.
Namun, proses kepulangannya disebut mengalami kendala setelah diketahui izin tinggal atau iqamah miliknya telah kedaluwarsa sekitar tiga bulan.
Pada 10 September 2026, Iksan dibawa oleh manajernya ke kantor Jawazat, lembaga yang menangani urusan imigrasi dan kependudukan di Arab Saudi, untuk mengurus proses kepulangan ke Indonesia.
Saat menjalani pemeriksaan, pihak imigrasi disebut menemukan masa berlaku iqamah Iksan telah berakhir.
Sejak berada di kantor tersebut, komunikasi Iksan dengan keluarga di Lhokseumawe terputus. Pihak keluarga juga mendapat informasi bahwa telepon seluler milik Iksan telah disita.
Nur Asiah, ibu Iksan, kemudian meminta bantuan Haji Uma untuk mengetahui keberadaan anaknya dan memastikan keselamatannya.
Dalam surat yang disampaikan kepada Haji Uma, Asiah mengaku tidak lagi mengetahui kondisi maupun keberadaan putranya sejak telepon selulernya disita.
“Saya tidak tahu lagi bagaimana nasib anak kandung saya, karena HP-nya disita oleh pihak Imigrasi. Dengan ini saya memohon kepada bapak agar sudi membantu saya untuk mencari keberadaan anak kandung saya dan dibawa pulang ke Indonesia,” tulis Asiah dalam surat tersebut.
Menindaklanjuti laporan itu, Haji Uma mengaku telah menyurati Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI. Surat tersebut diharapkan dapat diteruskan kepada Duta Besar RI di Arab Saudi dan perwakilan Indonesia di negara tersebut.
Ia meminta keberadaan Iksan segera ditelusuri, kondisi keselamatannya dipastikan, serta proses kepulangannya ke Indonesia dapat difasilitasi.
Haji Uma juga meminta Kemenlu RI melalui Direktorat Perlindungan WNI dan BP3MI Aceh ikut mengawal persoalan tersebut.
“Ini warga kita harus kita bantu sampai pulang,” ujar Haji Uma.
Hingga saat ini, keluarga masih menunggu informasi mengenai keberadaan Muhammad Iksan dan berharap proses penelusuran oleh pihak terkait segera membuahkan hasil.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSKetua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Diperiksa Polda, Diduga Terkait Kasus Dhody Thahir
hendra·3 jam yang lalu -
PERISTIWAHujan Deras dan Angin Kencang Diduga Picu Banjir Bandang Solok, Rumah Warga Terdampak
hendra·4 jam yang lalu -
PERISTIWAJalur Padang-Solok Putus Total Diterjang Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang
hendra·4 jam yang lalu -
PERISTIWABanjir Bandang Terjang Pusat Pemerintahan Kabupaten Solok, Sejumlah Kantor Terendam
hendra·5 jam yang lalu -
KOTA MEDANFraksi PDIP Soroti Keterlambatan Ranperda Pajak dan Tingginya Biaya PBG Medan
hendra·5 jam yang lalu -
PENDIDIKAN5 Kepala SD Negeri di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Terkait Dana Revitalisasi Sekolah
hendra·6 jam yang lalu -
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·7 jam yang lalu -
NEWSPastikan Pemenuhan Gizi Sesuai Standar, Kapolres Binjai Audit SPPG di Sendang Rejo
hendra·7 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan