Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Hari Keempat Dirawat di RS Haji, Kondisi Siswi SMAN 1 Berastagi Mulai Membaik

Siswi SMAN 1 Berastagi Krismas Dayanti mulai membaik setelah dirawat di RS Haji Medan akibat dugaan keracunan makanan program MBG.

Salmen Tua Sihite (52), menjelaskan kondisi putrinya Krismas Dayanti Sihite yang dirawat di RS Haji Medan, Rabu (19/8/2026).(foto: istimewa)
Salmen Tua Sihite (52), menjelaskan kondisi putrinya Krismas Dayanti Sihite yang dirawat di RS Haji Medan, Rabu (19/8/2026).(foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co — Kondisi siswi SMA Negeri 1 , (18), dilaporkan mulai membaik dan kian stabil di Rumah Sakit Haji Medan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Rabu (19/8/2026). 

Sebelumnya, Krismas sempat mengalami penurunan kesadaran akibat dugaan keracunan makanan dari program (). 

"Sebelum dirujuk ke Medan, anak kami mengeluhkan sakit perut, ulu hati panas, serta tenggorokan gatal usai mengonsumsi makanan program MBG di sekolahnya. Sempat menjalani perawatan intensif di ruang PICU RS Efarina ," ujar Orangtua korban, Salmen Tua Sihite (52), di , Rabu (19/8/2026).

Salmen yang mendampingi putrinya di ruang perawatan menjelaskan perkembangan kesehatan anaknya. Semula, kata dia, sempat memburuk hingga tak sadarkan diri dalam perjalanan rujukan. 

Disebutkannya, dokter pun menyarankan agar korban dirawat hingga benar-benar pulih total sebelum diperbolehkan pulang.

"Anak saya awalnya dirawat di RS Efarina dan sempat masuk ruang PICU sebelum akhirnya dirujuk ke Medan. Selama tiga hari di RS Haji Medan kondisinya belum ada perubahan dan terus kumat setiap reaksi obat habis, tetapi memasuki hari ketiga atau keempat ini anak saya sudah bisa diajak bicara, duduk, dan makan sendiri," ujar Salmen Tua Sihite.

Mengingat anaknya tidak memiliki riwayat penyakit sebelumnya, Salmen berharap program dihentikan dan menyarankan agar para siswa membawa bekal sendiri dari rumah demi menjamin keselamatan kesehatan. 

"Kami masih khawatir dengan MBG ini, sebaiknya dihentikan saja," harapnya.

(Cw3/Nusantaraterkini.co)

 

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru