Harga BBM Non Subsidi Naik, Gunawan Benjamin Bilang Inflasi akan Tetap Terkendali
Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi sudah tepat jika mengacu kepada mekanisme pasar
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi sudah tepat jika mengacu kepada mekanisme pasar.
“Artinya disaat harga minyak mentah dunia saat ini bertahan mahal dalam rentang $90 hingga $113 per barel, maka sudah bisa dipastikan bahwa harga BBM non subsidi secara otomatis HPP-nya (harga pokok produksi) mengalami kenaikan. Bandingkan dengan periode sebelum perang Iran – AS pecah di mana harga minyak mentah berada dikisaran $60-an per barel,” kata pengamat ekonomi Gunawan Benjamin kepada nusantaraterkini.co pada Minggu (19/4/2026).
Ia mengatakan kenaikan harga BBM jenis Pertamax Turbo, Pertamina Dex dan Dexlite tidak akan memicu inflasi besar meskipun kenaikan yang cukup signifikan pada produk jenis Solar non subsidi yakni di atas 64 persen sedangkan untuk Pertamax Turbo kenaikan mencapai 48 persen.
“Untuk jenis Pertamax masih bertahan sejauh ini. Dampak inflasi yang ditimbulkan dari kenaikan BBM non subsidi kali ini juga tidak signifikan,” terangnya.
Mengenai apa yang perlu diwaspadai dari kenaikan BBM non subsidi, Gunawan Benjamin mengaku peralihan dari BBM non subsidi ke BBM jenis lainnya yang tidak mengalami kenaikan harga.
“Perlu dipantau terus terkait dengan konsumsi Pertamax serta Bio Solar. Karena kenaikan harga BBM di bulan ini berpeluang mendorong peningkatan konsumsi pada dua komoditas BBM tersebut,” akunya.
Dampak kenaikan harga BBM non subsidi terhadap kemungkinan kenaikan harga pada komoditas lainnya juga sangat terbatas.
“Transmisi perubahan harga yang diakibatkan oleh kenaikan BBM non subsidi tidak bergitu besar, kecuali untuk jenis bahan bakan solar industri yang berpotensi mendorong kenaikan harga pokok produksi (HPP),” kata Gunawan Benjamin.
Namun, masih dikatakan Gunawan Benjamin, kenaikan BBM non subsidi yang naik lebih dari setengah harga tersebut memberikan isyarat bahwa harga keekonomian BBM subsidi itu jauh berada di bawah harga wajar.
“Jika tensi geopolitik tidak membaik, dan eskalasi perang meningkat dalam waktu dekat, maka masyarakat akan diselimuti rasa cemas di mana pemerintah bisa saja menaikkan harga BBM subsidi nantinya,” ujarnya.
Meskipun Menteri Keuangan, kata Gunawan Benjamin, menggaransi harga BBM subsidy tidak akan naik sampai akhir tahun, namun dinamika pembentuk harga minyak saat ini sangat rentan membuat pemerintah lemah dalam mengelola fiskal.
“Terlebih jika ada penurunan outlook credit rating yang dilakukan lembaga pemeringkat internasional. Dampaknya tekanan rupiah sulit untuk dihindarkan, dan tentunya berpotensi mendorong kenaikan HPP untuk minyak subsidi dan menggerus ketahanan fiskal APBN,” terangnya.
Maka dari itu, masih dikatakan Gunawan Benjamin, pertamina maupun pemerintah harus tetap menjaga narasi yang bisa menghapus rasa cemas masyarakat. “Saya menilai masyarakat akan cenderung berhati-hati setiap jelang awal bulan, karena budaya menaikkan harga BBM subsidi itu terjadi di awal bulan. Masyarakat bepeluang menambah pembelian untuk sekedar berjaga-jaga (panic buying ringan),” pungkasnya.
(Akb/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOMUNITASMahasiswa Sastra Indonesia Didorong Maksimalkan Ruang Kreativitas dan Kolaborasi
Rozie Winata·17 menit yang lalu -
SEPAKBOLALionel Scaloni Tunjuk Cristian Romero Menjadi Kapten Timnas Argentina Penerus Lionel Messi
Rozie Winata·55 menit yang lalu -
SUMUTMengenal Lokomotif Legendaris BB302, Saksi 56 Tahun Sejarah Kereta Api Sumut
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
EKONOMIHarga Emas Antam Bangkit di Akhir Pekan: Naik Rp23 Ribu ke Rp2.613.000 Per Gram
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KRIMINALRazia Gabungan THM di Padangsidimpuan, Satu Pengunjung Wanita Terjaring karena Positif Narkotika
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KESEHATANKasus HIV di Sumut Tembus 2.334 Temuan, Kelompok LSL Dominasi Paling Tinggi
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
PERISTIWAPencarian Selesai, Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal Dunia
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
SUMSELUsut Kasus Karhutla, Polda Sumsel Naikkan Status 16 Korporasi ke Penyidikan
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
NEWSLintas Generasi, Mayjen Yusri dan Brigjen Osmar Silaturahmi ke M Herindra
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
RELIGIRico Waas Serahkan Rekomendasi Rumah Ibadah dan Minta Jaga Kerukunan
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan