Fitur Baru Whatsapp Pakai Meta AI Begini Cara Mematikannya
Meta baru-baru ini meluncurkan fitur Meta AI ke berbagai platform, termasuk WhatsApp, Facebook, dan Instagram.
Nusantaraterkini.co - Meta baru-baru ini meluncurkan fitur Meta AI ke berbagai platform, termasuk WhatsApp, Facebook, dan Instagram.
Namun, bisakah Meta AI dimatikan, terutama di WhatsApp?
Fitur meta-ai" class="article-tag-link" rel="tag">Meta AI berbasis model bahasa besar terbaru Meta, Llama 3, yang dirancang untuk memberikan interaksi lebih personal. Meski demikian, ada saja pengguna yang tidak menyambut baik Meta AI.
Namun begitu, secara resmi pengguna tidak bisa mematikan Meta AI di WhatsApp. Sebab, Meta tidak menyediakan opsi resmi untuk menonaktifkan Meta AI di WhatsApp.
Melansir Android Authority, sama seperti fitur lain yang diluncurkan, kehadiran Meta AI ini secara otomatis ada di aplikasi tanpa opsi untuk mematikan atau menghapusnya. Tombol atau ikon Meta AI kini menjadi bagian dari aplikasi dan hanya dapat dihapus jika Meta menambahkan fitur "turn off" di masa mendatang.
Hal yang sama juga berlaku untuk platform lain seperti Facebook dan Instagram. Meta menyatakan bahwa pengguna tidak bisa sepenuhnya menonaktifkan AI tersebut.
Kendati begitu, melansir beberapa sumber, ada beberapa cara untuk meminimalkan kehadirannya.
Meski tidak ada opsi bawaan, pengguna dapat menggunakan cara alternatif untuk menghilangkan Meta AI dari WhatsApp. Salah satu metode yang banyak dibagikan di internet adalah dengan menginstal versi lama WhatsApp. Berikut langkah-langkahnya:
1. Backup Data: Lakukan pencadangan data menggunakan fitur "Chat Backup" di pengaturan WhatsApp.
2. Uninstall WhatsApp: Hapus aplikasi WhatsApp versi terbaru dari perangkat Anda.
3. Install Versi Lama: Unduh versi lama WhatsApp dari situs pihak ketiga dan instal di perangkat Anda.
Langkah ini memungkinkan pengguna menggunakan WhatsApp tanpa fitur Meta AI, karena versi lama aplikasi tidak memiliki integrasi AI tersebut.
Risiko terburuk
Meskipun metode ini efektif, ada beberapa risiko yang harus diperhatikan. Misalnya, soal keamanan data.
Menggunakan versi lama aplikasi membuat pengguna lebih rentan terhadap risiko keamanan. Versi terbaru WhatsApp tidak hanya membawa fitur baru, tetapi juga perbaikan keamanan dan tambalan bug.
Risiko lainnya adalah pengguna akan kehilangan akses ke fitur-fitur terbaru WhatsApp, seperti "Chat Lock", "Privacy Dashboard", atau fitur lainnya yang meningkatkan pengalaman pengguna dan keamanan.
Kemudian, mengunduh aplikasi dari sumber pihak ketiga berpotensi memasang perangkat lunak berbahaya pada perangkat Anda.
Jika Anda tidak ingin mengambil risiko dengan cara tidak resmi, Anda bisa mencoba meminimalkan kehadiran Meta AI di aplikasi Anda. Misalnya, abaikan tombol atau ikon Meta AI, hindari menggunakannya, dan fokus pada fitur lain di WhatsApp.
(mft/nusantaraterkini.co)
Sumber: CNN Indonesia
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALPria Hendak Bakar Masjid di Pondok Kelapa Jaktim, 3 Jemaah Diserang Kapak dan Belati
hendra·9 menit yang lalu -
PERISTIWAKru Ketiga Helikopter Super Puma yang Jatuh di Sungai Barito Ditemukan Tewas
hendra·48 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALEdarkan Sabu di Kawasan Pemukiman, Pria Paruh Baya Ditangkap Polrestabes Medan
hendra·1 jam yang lalu -
SUMSELKapolda Sumsel Ajak Warga Jaga Persaudaraan: Rawat Indonesia Dimulai dari Keluarga
hendra·1 jam yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALTiang Lampu Merah Tanjung Morawa Dimaling, Dua Pelaku Diringkus
hendra·3 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALGeger Gangster di Surabaya! Dua Remaja Dikeroyok, Punggung dan Bibir Dibacok
hendra·3 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALSatgas Damai Cartenz Bekuk Mahasiswa Pencuri Senjata Api Polisi di Jayapura
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NEWSInspektorat Nias Selatan Perkuat Pengawasan Pemerintahan Desa se-Kepulauan Batu
hendra·4 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan