Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

DPR Desak Pengawasan Ketat UTBK SNBT Usai Temuan Kecurangan di Undip

Anggota Komisi X DPR Muhammad Hilman Mufidi, meminta panitia Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) memperketat pengawasan pelaksanaan ujian

Bagikan:
Muhammad Hilman Mufidi disela-sela Raker Komisi X DPR (foto:istimewa)
Muhammad Hilman Mufidi disela-sela Raker Komisi X DPR (foto:istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – , meminta panitia () memperketat guna mencegah segala bentuk kecurangan.

Desakan ini muncul setelah adanya temuan peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer () SNBT di Universitas Diponegoro, Semarang, yang tertangkap menggunakan alat bantu dengar saat ujian hari pertama, Selasa (21/4/2026).

“Kami mengecam keras segala bentuk kecurangan dalam pelaksanaan . Ujian ini bukan sekadar seleksi, tetapi pintu masuk menuju dunia pendidikan tinggi yang harus dijaga integritasnya,” ujar Hilman, Kamis (23/4/2026).

Ia menegaskan, pengawasan harus diperketat sejak awal, terutama saat peserta memasuki lokasi ujian. Menurutnya, pemeriksaan wajib dilakukan secara menyeluruh dan disiplin, termasuk dengan mengoptimalkan penggunaan alat pendeteksi seperti metal detector guna memastikan tidak ada perangkat ilegal yang digunakan selama ujian.

Selain itu, legislator dari daerah pemilihan Jawa Timur tersebut menekankan pentingnya penerapan sanksi tegas tanpa kompromi bagi peserta yang terbukti melakukan kecurangan. Sanksi dapat berupa pembatalan hasil ujian hingga pencoretan dari seluruh jalur seleksi perguruan tinggi negeri, bahkan konsekuensi hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kecurangan dalam SNBT bukan hanya pelanggaran aturan, tetapi juga bentuk pengkhianatan terhadap nilai kejujuran dalam pendidikan. Jika dibiarkan, praktik ini akan terus berulang dan merusak sistem secara keseluruhan,” tegasnya.

Hilman juga mengingatkan bahwa perilaku curang sejak awal masuk perguruan tinggi berpotensi membawa dampak jangka panjang, seperti menurunnya integritas akademik hingga terbawanya sikap tidak jujur ke dunia kerja.

“Kalau sejak awal sudah dibiasakan curang, maka ke depan akan lahir generasi yang menghalalkan segala cara. Ini berbahaya bagi kualitas lulusan dan merusak kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh peserta UTBK SNBT untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran dan mengandalkan kemampuan diri sendiri dalam menghadapi ujian.

“Keberhasilan yang diraih dengan kejujuran akan jauh lebih bermakna dan menjadi fondasi kuat untuk masa depan. Jangan gadaikan masa depan hanya karena ingin lulus dengan cara curang,” pungkasnya. 

(LS/Nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait