Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

DPR Apresiasi Kenaikan Tunjangan Guru, Ingatkan Peningkatan Kualitas Pendidikan Tak Boleh Terabaikan

DPR Apresiasi Kenaikan Tunjangan Guru, Ingatkan Peningkatan Kualitas Pendidikan Tak Boleh Terabaikan

Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani Mengapresiasi Pemerintah Menaikan Gaji Guru ASN Maupun Non ASN (foto:istimewa)
Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani Mengapresiasi Pemerintah Menaikan Gaji Guru ASN Maupun Non ASN (foto:istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – , menyambut positif kebijakan pemerintah yang menaikkan tunjangan bagi guru non-ASN maupun . Kebijakan tersebut sebelumnya disampaikan oleh , Abdul Mu'ti.

Menurut Lalu Hadrian, kenaikan tunjangan merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik yang selama ini menjadi salah satu isu penting dalam pembangunan sektor pendidikan nasional.

“Kami mendukung kenaikan tunjangan bagi guru non-ASN maupun . Kebijakan ini merupakan langkah positif dalam upaya meningkatkan kesejahteraan para guru,” ujar Lalu Hadrian, Sabtu (13/6/2026).

Sebelumnya, Abdul Mu'ti menyampaikan bahwa pemerintah telah menaikkan tunjangan guru non-ASN dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan. 

Sementara itu, guru ASN mendapatkan tunjangan sebesar gaji pokok. Pemerintah juga menerapkan mekanisme penyaluran gaji dan tunjangan yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing guru.

Meski demikian, Lalu Hadrian menilai masih terdapat sejumlah tantangan yang harus menjadi perhatian pemerintah dalam penyusunan anggaran pendidikan tahun 2027. 

Ia mengungkapkan bahwa pagu indikatif anggaran pendidikan saat ini masih lebih banyak diarahkan pada pembangunan sarana dan prasarana.

Menurutnya, peningkatan kesejahteraan guru harus berjalan beriringan dengan upaya peningkatan mutu peserta didik dan kualitas tenaga pendidik. Ia juga menyoroti belum tercantumnya program peningkatan kompetensi guru dalam pagu indikatif anggaran pendidikan tahun 2027.

“Jangan lupa, kita masih punya pekerjaan rumah untuk meningkatkan kesejahteraan para guru, kemudian meningkatkan mutu para siswa dan guru. Program peningkatan kualitas guru juga belum tercantum dalam pagu indikatif anggaran 2027,” katanya.

Komisi X DPR RI, lanjut Lalu Hadrian, mengingatkan pemerintah agar pembangunan infrastruktur pendidikan tidak mengesampingkan penguatan sumber daya manusia di sektor pendidikan.

“Kami mengingatkan, selain meningkatkan sarana dan prasarana, kesejahteraan guru tidak boleh terabaikan. Peningkatan mutu siswa dan peningkatan kualitas guru juga tidak boleh diabaikan,” tegasnya.

Untuk memastikan kebutuhan pendidikan dapat terpenuhi secara menyeluruh, Komisi X DPR RI akan melakukan pembahasan lebih lanjut terhadap pagu indikatif anggaran pendidikan tahun 2027.

“Kami akan membahas pagu indikatif ini dan mencari solusi agar kebutuhan dasar pendidikan bisa cepat teratasi,” pungkasnya.

(LS/Nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait