Cekcok soal Ponsel, Pria di OKU Tega Aniaya Petani hingga Tewas
Gegara masalah ponsel, seorang pria di OKU tega menganiaya petani hingga tewas. Pelaku kini telah diamankan polisi
Nusantaraterkini.co, OKU — Satreskrim Polres Ogan Komering Ulu (OKU) bersama Polsek Lengkiti berhasil menangkap Herdinata Bin Saparudin (29), setelah menganiaya seorang petani, Rahan Randi Bin Ruslan Abdul Gani (31), hingga tewas di pinggir jalan Dusun IV Desa Bumi Kawa, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten OKU.
Peristiwa berdarah yang dipicu masalah peminjaman telepon genggam milik pelaku dan tidak kunjung dikembalikan ini terjadi pada, Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.
“Begitu menerima laporan, personel langsung bergerak melakukan penyelidikan dan langkah-langkah kepolisian secara cepat," ujar Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo dalam keterangannya, Senin (1/6/2026).
Endro mengatakan jika pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras personel di lapangan. Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan warga terkait penemuan mayat korban dalam posisi terlentang dengan luka robek serius di bagian leher.
"Alhamdulillah, dalam waktu kurang dari 12 jam pelaku berhasil diamankan sehingga situasi keamanan di masyarakat tetap terkendali dan tidak berkembang menjadi permasalahan yang lebih luas,” katanya.
Di lokasi kejadian, polisi langsung memasang garis polisi dan melakukan olah TKP bersama Tim INAFIS Polres OKU untuk mengumpulkan petunjuk serta mengamankan barang bukti.
Dari sekitar tubuh korban, petugas menyita satu helai handuk merah muda, sepasang sandal jepit putih bergaris merah muda, satu potong baju kaos merah muda, serta satu potong celana biru kehitaman.
Petugas juga berhasil mengamankan senjata tajam yang digunakan oleh pelaku saat melakukan aksi penganiayaan maut tersebut.
Dalam proses pengejaran, Polres OKU melakukan pendekatan persuasif dengan melibatkan tokoh masyarakat, pemerintah desa, dan keluarga pelaku agar situasi tetap kondusif.
Upaya tersebut membuahkan hasil hingga pelaku akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Lengkiti pada pukul 16.30 WIB dengan didampingi Kepala Desa Bumi Kawa dan pihak keluarganya.
Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sotowo Baturaja untuk menjalani pemeriksaan visum et repertum (VER).
Saat ini, penyidik masih melengkapi proses hukum melalui pemeriksaan saksi, pemeriksaan tersangka, gelar perkara, serta koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya memastikan seluruh proses penegakan hukum akan berjalan secara transparan dan akuntabel.
“Kecepatan pengungkapan kasus menjadi bagian penting dalam menjaga rasa aman masyarakat. Langkah cepat yang dilakukan Polres OKU menunjukkan bahwa setiap laporan masyarakat ditangani secara serius, profesional, dan terukur," pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALDalih Kasihan karena Korban Yatim, Guru SMP di Situbondo Diduga Cabuli Siswinya
hendra·1 jam yang lalu -
SUMUTDeteksi Dini Peredaran Narkoba, Rutan Kelas IIB Tarutung Razia Kamar Hunian WBP
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
-
SUMSELJaga Keselamatan 3,2 Juta Penumpang, PT KAI Divre III dan BPKARSS Intensifkan Perawatan Jalur LRT Sumsel
hendra·3 jam yang lalu -
KRIMINALTerungkap! Pemilik Rumah Penyimpan 101 Burung Dilindungi Ternyata Paman Terpidana Perdagangan Satwa
hendra·4 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 106 Gram Ganja, Residivis Narkoba 59 Tahun Diciduk Polres Pematangsiantar
hendra·4 jam yang lalu -
KRIMINALTerbongkar! 101 Burung Langka Disimpan di Rumah Medan Deli, 11 Ditemukan Mati: Pemilik Diburu
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSUsai Sidak Ombudsman, Miras hingga Alat Fitness di Lapas Cibinong Menghilang, Kemenimipas Turun Tangan Selidiki
hendra·5 jam yang lalu -
SEPAKBOLAJelang Indonesia Vs Malaysia, John Herdman Ungkap Kondisi 3 Pemain Kunci
hendra·5 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan