Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Banyak Dipengaruhi Sentimen Teknikal, IHSG dan Rupiah Bergerak Sideways

Meski demikian data tersebut juga baru akan berpengaruh ke pasar keuangan besok. Namun, pasar keuangan masih terpaku dengan kinerja US Dolar yang…

Bagikan:
Ilustrasi Mata Uang Rupiah (Istockphoto.com)
Ilustrasi Mata Uang Rupiah (Istockphoto.com)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pada perdagangan hari ini, tidak ada agenda ekonomi penting yang akan dirilis. akan lebih banyak berpengaruh dibandingkan dengan fundamental.

Satu satunya data penting yang mampu menggerakkan adalah indeks kepercayaan konsumen AS, yang diproyeksikan akan turun dikisaran angka 100. 

Meski demikian data tersebut juga baru akan berpengaruh ke pasar keuangan besok. Namun, pasar keuangan masih terpaku dengan kinerja US Dolar yang belakangan ini kinerjanya kerap merepotkan . 

Baca Juga: Manfaat Sholat Dhuha Sebagai Pembuka Pintu Rezeki Bagi yang Mau Kaya

“Rilis data inflasi AS pada akhir pekan ini akan menjadi pertaruhan besar bagi mata uang Rupiah. Karena US Dolar bisa saja diuntungkan dengan rilis data inflasi tersebut. Terlebih saat inflasi AS justru lebih tinggi dari perkiraan awal,” kata Pengamat Ekonomi , Selasa (25/6/2024).

Pada perdagangan pagi ini, katanya, kinerja dibuka melemah di level 6.875, ditengah terkoreksinya mayoritas bursa di Asia. Dan mata uang rupiah kemballi menguat di level 16.370 dan menjauh dari level psikologis 16.400 per US Dolarnya. 

“Sejumlah indikator kinerja US Dolar pada dasarnya tidak begitu mendukung penguatan mata uang US Dolar pada hari ini,” ujarnya.

Diantaranya adalah melemahnya kinerja USD Index dikisaran 105.4, serta stagnasi pada imbal hasil US Treasury 10 tahun yang berada dikisaran 4.236%. 

Baca Juga: Rupiah Melemah, Gunawan Benjamin: Jadi Indikasi Krisis Ekonomi? 

“Yang seharusnya tidak memberikan dorongan besar bagi kinerja mata uang US Dolar untuk menguat. Sementara itu, harga emas ditransaksikan dikisaran $2.329 per ons troy. Sedikit mengalami penguatan dibandingkan dengan perdagangan kemarin,” pungkas .

(Akb/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru