Banjir dan Longsor Sumut: Sejumlah Warga di Pengungsian Belum Terima Bantuan
Warga pengungsian di Tapteng mengaku belum menerima bantuan tiga hari pascabencana, sementara akses jalan dan telekomunikasi masih terputus.
Nusantaraterkini.co,TAPANULI UTARA - Tiga hari berada di pengungsian, sejumlah warga di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mengaku belum menerima bantuan hingga Sabtu (28/11/2025). Padahal, warga yang mengungsi sudah meninggalkan rumah yang rusak akibat bencana sejak Rabu (26/11/2025).
Yogi Hanafi misalnya, warga Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapteng, menyebut kondisi pengungsi semakin berat karena tidak adanya distribusi logistik hingga ke wilayah pelosok.
Baca Juga : Banjir dan Longsor Sumatera: Pemerintah Didesak Utamakan Penanganan Para Pengungsi
“Belum ada distribusi bantuan logistik, termasuk makanan, air bersih dan perlengkapan darurat. Sebagian dari kami mengandalkan persediaan terbatas dari rumah masing-masing. Kondisi ini sudah tiga hari,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).
Akses telekomunikasi juga terganggu. Menurut Yogi, layanan internet satelit hanya tersedia di pusat ibukota kabupaten, sehingga banyak warga kesulitan memberi kabar kepada keluarga.
“Sinyal di sini putus-putus. Tak semua bisa menggunakan internet. Bagaimana mereka mengabari keluarga di rantau,” katanya dari Kecamatan Pandan, tempat ia mencari jaringan.
Baca Juga : Pengungsi di Desa Dolok Nauli Butuh Pakaian Layak dan Obat-obatan
Keluhan serupa disampaikan Dinda Azhari, asal Kecamatan Hajoran. Dia mengaku seluruh bantuan yang ada dibagi secara tidak merata. Akibatnya, banyak warga yang justru tidak mendapatkan bantuan.
"Kami yang dekat dengan kota saja susah dapat, apalagi yang di desa-desa pelosok," kata Dinda.
Hingga kini belum ada kepastian kapan bantuan dapat mencapai desa-desa terdampak. Nusantaraterkini.co telah berupaya menghubungi Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu terkait kondisi tersebut. Namun, hingga kini Masinton belum memberikan keterangan.
Dalam catatan Nusantaraterkini.co, akses menuju lokasi bencana hingga Sabtu pagi masih terhambat. Beberapa ruas jalan utama menuju Tapteng dan Sibolga tertimbun material longsor. Petugas gabungan dari Tapanuli Utara sudah dikerahkan untuk membuka jalur, dan sejumlah alat berat telah bekerja di titik-titik kritis.
Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Ernis Sitinjak, mengatakan medan yang berat menjadi tantangan utama proses evakuasi dan pembukaan akses.
Baca Juga : Update Bencana Banjir dan Longsor Sumut: 62 Orang Meninggal dan 65 Masih dalam Pencarian
“Perbatasan Taput hanya sampai Desa Parsikaman, setelah itu sudah wilayah Tapteng. Karena terbatasnya akses dan jalur telekomunikasi, kita belum bisa pastikan kapan selesai. Tapi setidaknya estimasi tiga hari,” ujarnya di Dusun Sibalanga Jae.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, telah berangkat ke lokasi bencana di Tapanuli Tengah dan kota Sibolga, menggunakan pesawat Hercules A-1340, pada Jumat (28/11/2025) kemarin.
Bobby bersama rombongan, terbang dengan membawa ratusan paket bantuan logistik berapa Indomie, beras, minyak, serta perlengkapan bayi dan lainnya. Bantuan medis, pengantar internet atau akses telekomunikasi juga disiapkan.
Bobby mengatakan, pihaknya juga membawa solar yang dijadikan sebagai fasilitas alat berat. "Daerah (Tapteng dan Sibolga) ini masih terisolir. Hampir alat berat sudah tiba dari Medan menuju Tapsel, Tapteng dan Taput. Namun kendalanya di BBM. Makanya ini kita bawa solar," ujar Bobby.
(Cw7/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
ENTERTAIMENTLirik dan Makna Lagu Dunia Yang Nanti oleh Raim Laode (Terbaru 2026)
31 menit yang lalu -
PERISTIWABanjir Terjang Gayo Lues, 100 Rumah Rusak dan 4 Hanyut Terbawa Arus
hendra·5 jam yang lalu -
-
PERISTIWAKebakaran Hebat di Pool Damri Bandung, Puluhan Bus Hangus dan 13 Rumah Warga Terbakar
hendra·6 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPria Hendak Bakar Masjid di Pondok Kelapa Jaktim, 3 Jemaah Diserang Kapak dan Belati
hendra·6 jam yang lalu -
PERISTIWAKru Ketiga Helikopter Super Puma yang Jatuh di Sungai Barito Ditemukan Tewas
hendra·7 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALEdarkan Sabu di Kawasan Pemukiman, Pria Paruh Baya Ditangkap Polrestabes Medan
hendra·8 jam yang lalu -
SUMSELKapolda Sumsel Ajak Warga Jaga Persaudaraan: Rawat Indonesia Dimulai dari Keluarga
hendra·8 jam yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALTiang Lampu Merah Tanjung Morawa Dimaling, Dua Pelaku Diringkus
hendra·9 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan