Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Arkeolog Temukan Fosil Manusia Berusia Satu Juta Tahun di Eropa Barat

Ini pertama kalinya kami menemukan sisa-sisa fosil penting yang berusia lebih dari 1 juta tahun di Eropa barat

Arkeolog menemukan fosil berusia antara 1,1 hingga 1,4 juta tahun yang diduga sebagai tengkorak manusia purba di Eropa Barat.(Foto: x/@AztecaNoticias)
Arkeolog menemukan fosil berusia antara 1,1 hingga 1,4 juta tahun yang diduga sebagai tengkorak manusia purba di Eropa Barat.(Foto: x/@AztecaNoticias)
A A

, WASHINGTON - Fosil separuh wajah manusia yang diklaim sebagai yang tertua di ditemukan oleh para .

Dalam laporannya, Rabu (12/3/2025), para arkeolog menyampaikan, tengkorak yang tidak lengkap itu bagian dari tulang pipi kiri dan rahang atas ditemukan di utara pada tahun 2022. Fosil itu berusia antara 1,1 juta hingga 1,4 juta tahun, menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature.

“Fosil tersebut menarik,” kata Eric Delson, seorang paleontolog di Museum Sejarah Alam Amerika, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut.

"Ini pertama kalinya kami menemukan sisa-sisa fosil penting yang berusia lebih dari 1 juta tahun di ."

Baca Juga: Arkeolog Temukan Alat Pembuat Api Purbakala Berusia 7.000 Tahun di China Timur

Koleksi fosil yang lebih tua dari manusia purba sebelumnya ditemukan di Georgia, dekat persimpangan Eropa Timur dan Asia. Fosil itu diperkirakan berusia 1,8 juta tahun.

Fosil tersebut merupakan bukti pertama yang dengan jelas menunjukkan bahwa manusia "sedang melakukan perjalanan ke Eropa pada saat itu", kata Rick Potts, direktur Program Asal Usul Manusia Smithsonian.

Baca Juga: Keberadaan Ular Raksasa di Hutan India Terungkap, Ukurannya hingga 15 Meter

Namun, belum ada bukti bahwa kedatangan paling awal bertahan lama di sana, katanya. “Mereka mungkin tiba di lokasi baru dan kemudian punah,” kata Potts, yang tidak berperan dalam penelitian tersebut.

Tengkorak parsial tersebut memiliki banyak kesamaan dengan Homo erectus, tetapi ada juga beberapa perbedaan anatomi, kata rekan penulis penelitian Rosa Huguet, seorang di Institut Paleoekologi Manusia dan Evolusi Sosial Catalan di Tarragona, Spanyol.

Homo erectus muncul sekitar 2 juta tahun lalu dan berpindah dari Afrika ke wilayah Asia dan Eropa, dengan individu terakhir punah sekitar 100.000 tahun lalu, kata Potts.

Sulit untuk mengidentifikasi kelompok manusia purba mana yang termasuk dalam temuan fosil jika hanya ada satu fragmen dibandingkan banyak tulang yang menunjukkan berbagai ciri, kata paleoantropolog University of Zurich Christoph Zollikofer, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut.

Kompleks gua yang sama di Pegunungan Atapuerca Spanyol tempat fosil baru yang ditemukan sebelumnya juga menghasilkan petunjuk penting lainnya tentang masa lalu manusia purba. Para peneliti yang bekerja di wilayah tersebut juga telah menemukan fosil yang lebih baru dari Neanderthal dan Homo sapiens awal.

(Zie/)

Sumber: VOA

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait