Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Bergerak Sideways Pekan Ini
nilai tukar rupiah berpotensi bergerak sideways pada awal pekan ini, terdorong sentimen menjelang pengumuman Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada Rabu m
Nusantaraterkini.co, Jakarta - Analis Pasar memprediksi nilai tukar rupiah berpotensi bergerak sideways pada awal pekan ini, terdorong sentimen menjelang pengumuman Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada Rabu mendatang.
Baca Juga : Nilai Tukar Rupiah Menguat 0,56% Berada di Level Rp16.112 Per Dolar AS
Nilai tukar rupiah cenderung terdepresiasi pada perdagangan Jumat (15/8/2025), meski sepanjang pekan mencatatkan penguatan.
Berdasarkan data nilai tukar upiah ditutup melemah 0,33% ke posisi Rp 16.169 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya. Sementara itu, selama sepekan, rupiah menguat 0,76%.
Baca Juga : Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah Bakal Menguat Dipicu Data Inflasi Amerika Serikat
Mengacu pada Jisdor BI, rupiah ditutup di level Rp 16.162 per dolar AS, dengan penguatan mingguan sebesar 0,84%.
Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede, menilai pelemahan rupiah pada hari ini terjadi seiring bergesernya ekspektasi investor terkait pemotongan suku bunga The Fed, dari sebelumnya 75 bps menjadi 50 bps.
Baca Juga : Nilai Tukar Rupiah Ditutup Menguat 0,54% ke Level Rp16.202 Per Dolar AS
"Pergeseran ini disebabkan oleh meningkatnya data inflasi produsen AS, yang merefleksikan dampak dari tarif perang dagang," ujarnya
Permintaan dolar AS yang menguat secara global turut menekan nilai tukar rupiah.
Baca Juga : Nilai Tukar Rupiah Naik 0,18% Berada di Level Rp 16.261 Per Dolar AS di Awal Perdagangan Rabu (13/8/2025)
Sepanjang pekan, rupiah cenderung menguat, sejalan dengan meningkatnya ekspektasi pemotongan suku bunga setelah rilis data inflasi konsumen AS pada pertengahan pekan.
Namun, ekspektasi tersebut sedikit mereda pada Jumat akibat data inflasi produsen AS.
Josua memprediksi rupiah berpotensi bergerak sideways pada awal pekan ini, terdorong sentimen menjelang pengumuman Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada Rabu mendatang.
Ia menaksir, rupiah sepanjang pekan ke depan akan bergerak dalam rentang Rp 16.075 – Rp 16.225 per dolar AS.
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
RELIGIRibuan Warga Palembang Padati Tabligh Akbar dan Maulid Nabi Bersama UAS di Kambang Iwak
Rozie Winata·25 menit yang lalu -
EKONOMIIHSG Diprediksi Melemah Hari Ini, Analis Ungkap Saham yang Layak Dicermati
hendra·30 menit yang lalu -
KRIMINALPolres Padangsidimpuan Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Ganja, Satu Pelaku Diringkus
Rozie Winata·50 menit yang lalu -
SEPAKBOLAJohn Herdman Sebut Skuad Garuda Belum Turun dengan Kekuatan Penuh
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
EKONOMIMichael Saylor Peringatkan Sistem Keuangan AS Harus Dibangun Ulang untuk Era AI
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
INTERNASIONALKlaim Miliki Kendali Penuh, Trump Tolak Usulan Bersyarat Iran Terkait Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOMartin Hutabarat: Perubahan UUD Penting Dipahami untuk Menentukan Arah Bernegara
Fadli Tara·9 jam yang lalu -
-
KRIMINALViral Video Dugaan Bullying Siswi SMPN 12 Pematangsiantar, Polisi Langsung Turun Tangan
hendra·10 jam yang lalu -
BADMINTONDua Ganda Putra Indonesia Tembus Semifinal Asian Games 2026, Leo/Daniel Tantang Pasangan Nomor 1 Dunia
hendra·11 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan