Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

607 Koperasi Desa Merah Putih di Sumsel Siap Beroperasi Serentak 17 Agustus 2026

607 Koperasi Desa Merah Putih di Sumsel Siap Beroperasi Serentak 17 Agustus 2026

Koperasi Desa Merah Putih Talang Aman, Palembang, Jum’at (31/7/2026). (Foto: tia/nusantaraterkini.co)
Koperasi Desa Merah Putih Talang Aman, Palembang, Jum’at (31/7/2026). (Foto: tia/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Sebanyak () yang tersebar di 17 kabupaten dan kota se- ditargetkan mulai beroperasi serentak pada, .

Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi mencatat, ratusan gerai koperasi tersebut telah selesai dibangun secara bertahap dari total sasaran 3.285 desa di seluruh wilayah Sumsel.

Pembangunan fisik gedung koperasi ini direalisasikan berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disepakati bersama pihak Agrinas.

Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Dinas Koperasi dan UMKM , Morena Suci menyebut ketersediaan lahan menjadi tantangan utama dalam mempercepat pembangunan di lapangan.

"Di Sumsel ini kendala pertama itu masalah lahan. Lahannya kan sementara ini dari pusat lebih diprioritaskan ke tanah desa, lahan desa, atau lahan hibah dari masyarakat," ujar Morena Suci, Jum’at (31/7/2026).

Morena menjelaskan setiap unit gerai KDMP membutuhkan luas area yang cukup besar sehingga proses pembebasannya membutuhkan waktu.

"Karena jumlah tanahnya yang agak lumayan besar ukuran 1.000 meter persegi, makanya banyak yang belum tersedia lahan di Sumsel," jelasnya.

Guna mengejar target pembangunan di desa lainnya, Pemprov Sumsel terus berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah kabupaten dan kota setempat.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan lahan hibah maupun tanah kas desa agar proses konstruksi KDMP gelombang berikutnya dapat segera direalisasikan.

“Selain berfokus pada penyelesaian fisik, gerai KDMP yang siap beroperasi akan difokuskan untuk menggalang komoditas unggulan lokal ,” ungkapnya.

Produk utama yang akan dipasarkan mencakup komoditas beras, kopi, telur, hingga hasil hortikultura dari para petani setempat.

“Kehadiran KDMP ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat distribusi pangan lokal, tetapi juga diproyeksikan menjadi pemasok utama bahan baku bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di tingkat desa,” tutupnya. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait