24 Daerah di Sumatera Masuk Fase Transisi Darurat Bencana
BNPB menyebut 24 kabupaten/kota di Sumatera terdampak bencana telah masuk fase transisi darurat. Fokus penanganan kini bergeser ke pemulihan awal.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan sebanyak 24 kabupaten/kota di wilayah Sumatera yang terdampak bencana alam telah ditetapkan masuk ke fase transisi darurat bencana. Status ini menandai peralihan dari penanganan darurat menuju tahap pemulihan awal.
Dari total tersebut, enam kabupaten/kota berada di Provinsi Aceh, sepuluh daerah di Sumatera Utara, serta lima kabupaten/kota di Sumatera Barat. Sementara itu, tiga daerah lainnya masih menunggu penerbitan surat keputusan penetapan status.
Sebelumnya, BNPB juga mencatat sebanyak 12 kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah lebih dulu beralih dari status tanggap darurat ke transisi darurat hingga Rabu, 24 Desember 2025.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa pergeseran status tersebut mencakup masing-masing empat daerah di tiga provinsi terdampak.
“Per hari ini, terdapat 12 kabupaten/kota yang sudah bergeser dari status tanggap darurat ke status transisi darurat, masing-masing empat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar Abdul Muhari dikutip, Sabtu (27/12/2025).
Ia menambahkan, meski sejumlah daerah masih memperpanjang masa tanggap darurat hingga akhir Desember, kegiatan penanganan di lapangan telah memasuki fase yang lebih terintegrasi.
“Pekerjaan di lapangan saat ini sudah berjalan paralel, mulai dari penanganan darurat hingga persiapan pembangunan hunian sementara dan hunian tetap,” jelasnya.
BNPB menargetkan pembangunan hunian sementara (huntara) dapat mulai dilaksanakan pada akhir Desember 2025, terutama di wilayah dengan jumlah pengungsi yang masih signifikan.
“Tidak semua daerah memerlukan pembangunan huntara. Hal itu bergantung pada jumlah pengungsi dan hasil pendataan kerusakan rumah. Daerah yang membutuhkan diharapkan dapat mulai membangun huntara pada akhir Desember ini,” kata Abdul Muhari.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
PENDIDIKANTangkal Radikalisme, Densus 88 Dukung Pembatasan Gawai Kemenag
Herman Saleh Harahap·3 menit yang lalu -
KOTA MEDANZakiyuddin Harahap Minta Hima Lubis Dorong Aksi Sosial
Herman Saleh Harahap·16 menit yang lalu -
SEPAKBOLAPSMS Bantai Persiku 6-0, Kadispora Sumut Ngaku Takjub
Herman Saleh Harahap·24 menit yang lalu -
KRIMINALKomplotan Pencurian Invetaris Palembang Golf Club Diciduk, Dua Masih Buron
Herman Saleh Harahap·32 menit yang lalu -
POLITIKRUU Pemilu, Hensa Ingatkan Threshold Jangan Mengabaikan Suara Pemilih
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
-
POLITIKVideo Call Saat Rapat, Formappi Minta MKD Panggil Moreno Soeprapto
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMUTAktivis Madina Soroti Kinerja Sagtas PETI, Minta Segera Tindak Aktor Intelektual dan Pendana
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
EKONOMISertifikasi Halal DIminta Tak Jadi Beban Baru bagi UMKM
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSTNI Raih Empat Rekor MURI Melalui Kegiatan Bersama Masyarakat
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan