Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Waria di Lombok Tengah Diduga Sodomi 7 Remaja, Modus Imingi Uang Jajan

Kasus dugaan sodomi tujuh remaja di Lombok Tengah terungkap. Polisi menetapkan seorang penata rias sebagai tersangka dengan modus memberi uang.

Pelecehan seksual. Ilustrasi. (Foto: istimewa)
Pelecehan seksual. Ilustrasi. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, – Aparat kepolisian mengungkap dugaan tindak pidana terhadap tujuh di Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (). Seorang waria berinisial HJ (39) telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Berdasarkan keterangan kepolisian, HJ yang bekerja sebagai diduga menjalankan aksinya dengan memberikan sejumlah uang kepada para korban sebagai imbalan setiap kali melakukan hubungan seksual.

Kasatreskrim Polres , AKP Luk Luk Ud Danah, menjelaskan kasus tersebut terungkap setelah salah seorang korban melaporkan dugaan yang dialaminya. Peristiwa itu disebut terjadi pada Juni 2026.

"Modusnya memberikan uang kepada para korban setiap berhubungan," ujarnya, dikutip Sabtu (1/7/2026).

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Lombok Tengah, AKP Punguan Hutahaean, memastikan HJ telah diamankan dan kini menjalani proses hukum.

"Sudah ditahan tersangkanya," kata Punguan.

Laporan pertama diajukan oleh korban berinisial PA ke Polsek Jonggat pada 25 Juli 2026. Setelah dilakukan penyelidikan, penanganan perkara kemudian dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Lombok Tengah.

Dari hasil pendalaman sementara, memperoleh informasi bahwa jumlah korban mencapai tujuh orang. Seluruh korban diketahui masih berstatus pelajar dengan rentang usia sekitar 13 hingga 15 tahun.

Penyidik menduga aksi tersebut telah berlangsung sejak Juni 2026. Namun para korban baru berani melapor setelah mengalami tekanan dan rasa takut selama beberapa waktu.

Sebelum ditangkap, HJ sempat mendatangi Polresta Lombok Tengah untuk meminta perlindungan karena mengaku keselamatannya terancam setelah kasus tersebut diketahui oleh warga sekitar.

Saat ini penyidik masih mendalami kemungkinan adanya korban lain serta melengkapi alat bukti guna mengusut tuntas perkara tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait