Warga Serbu Pasar Murah IWAPI Sumsel di Ilir Barat I Palembang
Pasar murah IWAPI Sumsel di Ilir Barat I Palembang diserbu warga. Beras dan minyak goreng dijual bersubsidi tanpa kupon selama Ramadan.
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Sumatera Selatan (Sumsel) mempermudah akses pangan murah bagi masyarakat. Hal ini dilakukan dengan menggelar pasar murah bebas kupon di Jalan PDAM, Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Jumat (6/3/2026).
“Berbeda dengan operasi pasar pada umumnya, skema belanja langsung tanpa syarat kupon ini sengaja diterapkan untuk mempercepat distribusi sembako bersubsidi kepada warga di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadan,” ujar Ketua DPD IWAPI Sumsel, Romiana Hidayati saat diwawancarai langsung.
Program ini terlaksana melalui kolaborasi strategis antara IWAPI Sumsel, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, serta Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan. Ia mengatakan jika pihaknya sengaja memangkas prosedur administrasi agar manfaat subsidi dari dana sosial organisasi dapat dirasakan langsung secara praktis oleh masyarakat.
“Masyarakat bisa langsung berbelanja tanpa kupon karena harga yang dijual sudah kami subsidi secara mandiri. Beras 5 kilogram kami lepas seharga Rp56 ribu dan minyak goreng Rp14 ribu agar warga benar-benar terbantu,” katanya.
Selain komoditas pangan, kolaborasi ini juga merambah sektor kesehatan dengan menggandeng Puskesmas Padang Selasa untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di lokasi acara.
“Di sini juga kita adakan cek kesehatan,” tambahnya.
Ia menuturkan jika pihaknya berkomitmen untuk terus mengevaluasi komoditas yang paling dibutuhkan warga guna memastikan subsidi tepat sasaran pada pelaksanaan berikutnya.
“Kami ingin pasar murah ini menjadi solusi nyata atas kenaikan harga pangan. Inilah bentuk kontribusi pengusaha wanita untuk membantu daya beli masyarakat secara langsung,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua BKOW Sumatera Selatan, Lidyawati menilai model distribusi tanpa hambatan birokrasi ini terbukti efektif melihat tingginya serapan barang di lapangan. Ia mendorong agar model pasar murah seperti ini menjadi agenda rutin di luar momentum hari besar keagamaan.
“Hampir semua barang yang dijual habis dalam waktu singkat karena aksesnya yang mudah. Harapannya, kolaborasi seperti ini tidak hanya berhenti saat Ramadan, tetapi bisa dilaksanakan setiap bulan secara bergilir,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALDalih Kasihan karena Korban Yatim, Guru SMP di Situbondo Diduga Cabuli Siswinya
hendra·1 jam yang lalu -
SUMUTDeteksi Dini Peredaran Narkoba, Rutan Kelas IIB Tarutung Razia Kamar Hunian WBP
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
-
SUMSELJaga Keselamatan 3,2 Juta Penumpang, PT KAI Divre III dan BPKARSS Intensifkan Perawatan Jalur LRT Sumsel
hendra·3 jam yang lalu -
KRIMINALTerungkap! Pemilik Rumah Penyimpan 101 Burung Dilindungi Ternyata Paman Terpidana Perdagangan Satwa
hendra·3 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 106 Gram Ganja, Residivis Narkoba 59 Tahun Diciduk Polres Pematangsiantar
hendra·4 jam yang lalu -
KRIMINALTerbongkar! 101 Burung Langka Disimpan di Rumah Medan Deli, 11 Ditemukan Mati: Pemilik Diburu
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSUsai Sidak Ombudsman, Miras hingga Alat Fitness di Lapas Cibinong Menghilang, Kemenimipas Turun Tangan Selidiki
hendra·5 jam yang lalu -
SEPAKBOLAJelang Indonesia Vs Malaysia, John Herdman Ungkap Kondisi 3 Pemain Kunci
hendra·5 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan