Viral! Drama Serial Bidaah Dibenci di Malaysia Tapi Dicintai di Indonesia
Sejak tayang Bidaah sukses besar-bahkan pecah rekor views. Dilaporkan oleh Viu Malaysia, serial ini udah ditonton lebih dari 2,5 miliar kali per 6 Apr
Nusantaraterkini.co, Jakarta - Fenomena serial Bidaah di media sosial berhasil mengangkatnya jadi serial paling populer di Viu. Kesuksesan ini tak lepas dari tangan kreatif netizen Indonesia yang membantu 'promo' mereka.
BACA: Jadwal Bioskop Trans TV 4 Mei – 11 Mei 2025 Paling Seru Minggu ini
Hal ini diakui langsung oleh penulis skenario Bidaah, Erma Fatima, kala ditemui detikPop baru-baru ini di kawasan Senayan City, Jakarta Pusat.
Di Malaysia tidak se-viral Indonesia. Dari segi bagaimana orang Indonesia mencintai Walid itu.
"Mereka tidak bisa terima Walid. Dan mereka juga tidak membuat parodi-parodi seperti itu. Di Malaysia lebih terkenal dengan permasalahan menjatuhkan ulama kontroversinya," terangnya.
BACA: Kisah Nyata! Seorang TKW Asal Jawa Timur 48 Jam dalam Peti Es Masih Hidup dan Tersenyum Manis
"Dia lebih viral karena dianggap sebuah sinetron yang menjatuhkan ulama. Jadi dia tidak mengangkat karakternya Walid seperti itu. Berarti mereka penerimaannya tidak se-flexible Indonesia," tambahnya.
Eirma pun mengaku sedikit heran bagaimana serial tersebut bisa mendapatkan respon berbeda di Indonesia. Ia pun merasa jika ini memang sudah jalan dari Tuhan dan tidak pernah menyangka-nyangka akan pencapaian tersebut.
"Ya, benar. Apabila saya melihat keadaan fenomena di Indonesia ini, saya agak syok ya. Jadi ternyata... Jadi ternyata meskipun kita serumpun ya, namun kita mempunyai persepsi yang berbeda. Malahan kesukaan parodi-parodi yang dibuat oleh anak-anak di Indonesia ini yang sebenarnya salah satu faktor yang menyebabkan serial itu makin boom," papar wanita berusia 57 tahun tersebut.
Sejak tayang Bidaah sukses besar-bahkan pecah rekor views.
Dilaporkan oleh Viu Malaysia, serial ini udah ditonton lebih dari 2,5 miliar kali per 6 April 2025. Angka itu melonjak drastis cuma dalam tiga hari karena tiga episode terakhirnya dirilis 5 April.
Drama ini pun jadi nomor satu di Viu Malaysia dan Indonesia.
Buat Erma, Bidaah bukan drama asal viral. Ia percaya cerita yang kuat bisa jadi alat untuk menyadarkan masyarakat.
"Saya ingin melakukan sesuatu yang dapat memberi manfaat bagi masyarakat," tuturnya.
(wiwin/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMATERA TERKINIWabup Pasaman Apresiasi Program Jemari Kejaksaan Negeri
Herman Saleh Harahap·5 menit yang lalu -
OLAHRAGAIndonesia Tempati Peringkat 13 Perolehan Medali Asian Games 2026
Herman Saleh Harahap·27 menit yang lalu -
-
-
-
-
NEWSGubernur Sumut Dukung Keysa Melenggang ke Miss Youth Indonesia
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
SUMSELGubernur Sumsel Ungkap Soal Kuota BBM Subsidi Jauh dari Usulan
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
-
NEWS VIDEOTerkuak! Bangunan Mewah di Lapas Cibinong Ternyata Tak Berizin dan Bukan dari APBN
Fadli Tara·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan